JAKARTA--MICOM: Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara, Edison Sianturi mengatakan, pihaknya tidak bisa menjanjikan bahwa pelaksanaan e-KTP di Jakarta Utara selesai pada akhir tahun ini.
Meski 26 perangkat alat tambahan e-KTP telah terpasang di kelurahan-kelurahan, namun petugas masih terkendala masalah teknis penginstalan input data.
Menurut Edison, meskipun alat tambahan telah didistribusikan, dirinya tidak bisa menjanjikan pendataan e-KTP di wilayahnya selesai pada akhir tahun ini. "Saat ini baru 320 ribu orang atau 25,5 persen yang telah didata dari 1,2 juta wajib e-KTP," ungkap Edison, Kamis (10/11).
Dia mengatakan, sebanyak 26 unit perangkat alat e-KTP yang didatangkan dari Kementerian Dalam Negeri untuk menambah 62 alat yang diterima sebelumnya. Tambahan alat telah didistribusikan ke sejumlah kelurahan yang jumlah penduduknya di atas 40 ribu jiwa, diantaranya kelurahan Kalibaru, Semper Barat, Penjaringan, Pejagalan, Lagoa, Tanjung Priok, Pademangan Barat dan Timur. Penambahan perangkat juga didistribusikan ke sejumlah kelurahan yang dipandang penyerapannya masih dibawa rata-rata, seperti Kelurahan Tugu Utara, Tugu Selatan dan Kebon Bawang.
"Targetnya tahun ini mencapai 70 persen atau 840 ribu orang. Kami harapkan pemerintah pusat memberikan waktu paling tidak sampai bulan April 2012," ujarnya.
Di sisi lain, Yanti, 24, petugas Operator di Kelurahan Semper Timur, mengatakan, saat ini para petugas operator lembur hingga pukul 21.00 WIB setiap hari kerja untuk pencapaian target. "Kami lembur kerja, karena banyak warga yang datang untuk mengurus e-KTP itu pada malam hari," tuturnya. (NA/OL-2)
Meski 26 perangkat alat tambahan e-KTP telah terpasang di kelurahan-kelurahan, namun petugas masih terkendala masalah teknis penginstalan input data.
Menurut Edison, meskipun alat tambahan telah didistribusikan, dirinya tidak bisa menjanjikan pendataan e-KTP di wilayahnya selesai pada akhir tahun ini. "Saat ini baru 320 ribu orang atau 25,5 persen yang telah didata dari 1,2 juta wajib e-KTP," ungkap Edison, Kamis (10/11).
Dia mengatakan, sebanyak 26 unit perangkat alat e-KTP yang didatangkan dari Kementerian Dalam Negeri untuk menambah 62 alat yang diterima sebelumnya. Tambahan alat telah didistribusikan ke sejumlah kelurahan yang jumlah penduduknya di atas 40 ribu jiwa, diantaranya kelurahan Kalibaru, Semper Barat, Penjaringan, Pejagalan, Lagoa, Tanjung Priok, Pademangan Barat dan Timur. Penambahan perangkat juga didistribusikan ke sejumlah kelurahan yang dipandang penyerapannya masih dibawa rata-rata, seperti Kelurahan Tugu Utara, Tugu Selatan dan Kebon Bawang.
"Targetnya tahun ini mencapai 70 persen atau 840 ribu orang. Kami harapkan pemerintah pusat memberikan waktu paling tidak sampai bulan April 2012," ujarnya.
Di sisi lain, Yanti, 24, petugas Operator di Kelurahan Semper Timur, mengatakan, saat ini para petugas operator lembur hingga pukul 21.00 WIB setiap hari kerja untuk pencapaian target. "Kami lembur kerja, karena banyak warga yang datang untuk mengurus e-KTP itu pada malam hari," tuturnya. (NA/OL-2)
