Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   

Mobil Kapolsek Tertimpa Pohon Tumbang

Pohon Tumbang di Koja Timpa Mobil Kapolsek Cilincing
Mobil Toyota Avanza warna hitam bernopol B 1530 XC milik Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Edi Purnawan ringsek tertimpa sebuah pohon alpukat yang tumbang di Jalan Berdikari, Kelurahan Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Jumat (5/12).
Informasi yang dikumpulkan menyebutkan, sekitar pukul 15.00 hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan Koja dan sekitarnya. Mendadak sebuah pohon alpukat yang berada di depan Wisma Pengerukan tumbang dan langsung menimpa mobil yang terparkir.
"Setelah hujan dan angin kencang, tiba-tiba ada pohon yang tumbang menimpa mobil Toyota Avanza," kata Abdul Aziz (38), seorang saksi mata.
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat tumbangnya pohon berdiameter 20 sentimeter dengan tinggi 15 meter tersebut. Namun bagian kanan mobil milik kapolsek itu rusak parah.
Sekitar pukul 16.30 batang pohon itu akhirnya dievakuasi menggunakan eskavator milik rekanan Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara.  
Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara, Muhammad Fajar Sauri mengatakan, musim hujan akhir-akhir ini memang membuat pohon rawan tumbang. Tercatat sudah empat pohon yang tumbang sejak dua minggu lalu.
Sebelumnya, tiga pohon yang tumbang masing-masing berlokasi di Jalan Cemara (Koja), Jalan Yos Sudarso (Tanjung Priok) dan Jalan Cakung Cilincing (Cilincing).
Fajar menduga tumbangnya pohon-pohon itu merupakan imbas dari proyek pengerukan saluran yang tengah dikerjakan Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara.
"Kita masih kordinasikan. Akan kita cari solusi terbaik, agar normalisasi saluran air tidak terhambat, namun tidak merusak pohon," tukas Fajar.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/6731/Mobil_Kapolsek_Tertimpa_Pohon_Tumbang#.VIOstMng6KE

Tumpukan Karung Lumpur Rusak Taman Jalan

Rawabadak Selatan- Tumpukan puluhan karung berisi lumpur dari hasil kurasan lumpur di Kali Bendungan Melayu RW 1 Kelurahan Rawabadak Selatan,Koja merusak taman milik warga. Ironisnya karung-karung berisikan lumpur itu belum juga dibersihkan, dan terkesan jorok.
"Kami sudah meminta kepada pihak pemborong agar karung-karung lumpur tidak ditaruh pada taman milik warga. Namun tetap saja tak dibersihkan" kata Nawawi 34, Warga RW 1 Rawabadak Selatan, Koja.
Menanggapi keluhan ini, Sutarjo Lurah Rawabadak Selatan, Koja memanggil pihak pemborong  agar segera membersihkan karung-karung berisikan lumpur tersebut. Mengingat desakan warga yang menilai lingkungan jadi terganggu." Kita sudah memanggil pihak pemborongnya untuk membersihkannya, bahkan sudah kita surati ke tingkat kota untuk ditindak lanjuti" tuturnya.

Walkot: Posyandu Berprestasi Jadi Studi Banding Daerah Lain


RAWA BADAK SELATAN - Selangkah lagi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Melati II yang berada di lingkungan Rw 04, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara akan menjadi yang terbaik dalam ajang Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2013. Tentunya untuk mencapai hal itu, tidaklah mudah, pasalnya Posyandu ini harus bersaing dengan posyandu daerah lain di seluruh nusantara. 

Dukungan dari berbagai pihak baik kalangan masyarakat maupun pemerintah setempat sangat menunjang keberhasilan. Berbagai persiapan pun harus dilakukan secara terus menerus. "Kami datang kesini untuk memberikan dukungan dan motivasi Posyandu Melati II yang telah mampu mewakili DKI Jakarta dalam Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional," ujar Wakil Walikota (Walkot)Jakarta Utara, Tri Kurniadi dalam silaturahminya di Balai Warga RW 04 Rawa Badak Selatan, Kamis 7 Februari 2013.

Kedatangan Wakil Walikota tersebut terkait persiapan Posyandu Melati dalam menghadapi tim penilaian lomba Posyandu Nasional. "Kami yakin persiapan maupun pembenahan yang dilakukan masyarakat dan kader posyandu, bukan semata-mata saat menghadapi penilaian lomba saja. Namun ini sudah menjadi kegiatan rutin dan prinsip kader posyandu dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

Tri yang datang didampingi sejumlah pejabat antara lain Kasudin Kesehatan Jakarta Utara Bambang Suheri. Turut pula, Camat Koja Dedy Tarmidzi, Lurah Rawa Badak Selatan Jodi Santoso, dan Ketua LMK Rawa Badak Selatan Bambang Setiyono. Pada kesempatan itu, Tri mengaku bersyukur karena dapat bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan para Ketua RT/RW serta kader PKK dan Posyandu. 

"Ketika kita menang dan menjadi juara lomba tingkat nasional, tentu konsekuensi yang akan kita hadapi yaitu banyak daerah akan berkunjung. Tentunya berkunjung ke Posyandu Melati (dua) ini, daerah lain akan melihat dan belajar pada kita," tuturnya.

Tentunya, kata dia, hal itu bukan saja menjadi kebanggaan bagi pemerintah kota namun terlebih menjadi kebanggan masyarakat, khususnya Rawa Badak Selatan. "Tentu saja selain daerah lain se-Indonesia dapat studi banding atau menimba pengalaman dari kita, kita juga dapat menimba ilmu dan informasi yang berguna dari daerah lain. Sehingga kita dapat menganalisis dan mengevaluasi kelebihan dan kekurangannya," ucap Tri.

Pada kesempatan itu, tim rombongan Walikota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Sosial setempat memberikan  paket bantuan usaha yang ditujukan bagi para Lansia produktif yang memiliki usaha mikro. Tim juga meninjau penghijauan serta poin-poin lain pendukung Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2013.

Sementara itu, Ketua RW 04 Rawa Badak Selatan, Supriatmoko, mengaku senang atas dukungan masyarakat dan jajaran pemerintah Kota Jakarta Utara. "Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan Posyandu ini. Kami memohon doa kepada semua lapisan warga Jakarta Utara khususnya, dan umumnya warga DKI Jakarta. Mudah-mudahan Posyandu RW 04 Kelurahan Rawa Badak Selatan, dapat keluar sebagai Juara I Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional," harapnya, yang diamini sejumlah warga.



Peta Kelurahan Rawabadak Selatan

Profil Wilayah Kelurahan Rawabdak Selatan

Berdasarkan surat keputusan Gubernur KDKI Jakarta Nomor : 435 Tahun 1996 tentang Pemecahan Pengetahuan Penetapan Batas Perubahan Nama Kelurahan yang gambar / nama dan penepatan luas wilayah Kelurahan KDKI Jakarta, luas wilayah Kelurahan Rawabadak Selatan 101,62 Ha, adapun batas-batas wilayah Kelurahan Rawabadak Selatan sebagai berikut :

Sebelah Utara : Kali Layar / Kel. Rawabadak Selatan
Sebelah Selatan : Kali Betik / Kel Kelapa Gading Barat
Sebelah Barat : Jl. Yos Sudarso / Kel. Tanjuk Priok
Sebelah Timur : Kali Bendungan Melayu / Kel. Tugu Utara
Demografi
Wilayah Kelurahan Rawabadak Selatan merupakan daerah padat penduduk yang didiami/dihuni 11.480 KK 48.004 Jiwa, dibagi sebanyak 7 RW dan 72 RT dengan tingkat perekonomian /pendapatan sebagian besar menengah kebawah.
Demografi
  • Berdekatan dengan Pelabuhan Tanjung Priok,
  • Depo Pertamina Plumpang dan beberapa Garasi Countainer berada di wilayah Kelurahan Rawa Badak Selatan,
  • Kondisi Penduduknya bersifat heterogen yang terdiri dari beberapa etnis suku bangsa diantaranya Betawi, Madura, Jawa, Bima dan Sumatra
  • Mata pencaharian penduduk lebih di dominasi oleh Karyawan Swasta 22.927 Jiwa
  • Kondisi kehidupan masyarakat masih mempunyai karakteristik sendiri yaitu mempunyai kehidupan tradisional dan saat ini terus berkembang seiring dengan dengan perkembangan pembangunan dan perlu dibina terus menerus sehingga Dapat menuju kehidupan masyarakat yang representatif menyesuaikan dengan pola tata kehidupan metropolitan Ibukota Jakarta yang sejahtera, aman dan tenteram.

YODDI SANTOSA,S.Sos LURAH RAWABADAK SELATAN

http://utara.jakarta.go.id/kel-Rawabadakselatan/images/stories/berita_wkju/slide1.jpg

Fauzi Bowo Ajak Warga Perbanyak Baca Al Quran

Dalam silaturahmi Ramadhan di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (28/7/2012), Gubernur Fauzi Bowo mengingatkan warga untuk rajin membaca Al Quran.

"Di Bulan Suci ini, perbanyak baca Al Quran serta maknai isinya, terutama Surah Al Baqarah dan Al Maidah," tutur Fauzi Bowo.

Kedatangan Fauzi Bowo mendapat sambutan yang cukup hangat dari warga dan jamaah mesjid. Mereka yang sudah kumpul sejak sore, berebutan untuk bersalaman dengan Gubernur Fauzi Bowo.

Seperti biasa, Fauzi Bowo dengan senyum khas-nya menyambut hangat salam dari warga. Malah, pria berkumis ini sesekali menghentikan langkah untuk bercengkrama dan foto bersama warga.

Sebelum memasuki Masjid, Gubernur Fauzi Bowo dikalungi sorban merah oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid, Azreal Temi.

"Ini bentuk kecintaaan dan jalinan silaturahmi antar warga dan pemimpinnya," ujar Azreal.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Fauzi Bowo memberikan sumbangan untuk operasional masjid sebesar Rp18 juta, santunan kepada anak yatim piatu serta penyerahan kartu Jamkesda kepada warga miskin.

"Semua santunan ini merupakan berkat dari Allah SWT. Jangan terimakasih kepada saya, tapi terimakasih lah kepada Allah," ucap Fauzi Bowo, disambut ucapan Alhamdulillah warga. 
 
Sumber : berita8.com

Warga Jakut Mulai Terima Fisik E-KTP

 
Rawabadak Selatan - Setelah lama menunggu dan telah mengikuti proses perekaman data e-ktp, akhirnya warga Jakarta Utara telah mendapatkan fisik e-ktp sebagai identitas penduduk nasional.Secara simbolik kartu E KTP diberikan langsung kepada warga kel Rawabadak Selatan,Koja Jakarta Utara.

Dalam penyerahan secara simbolik kepada 25 warga diserahkan langsung oleh Kasudin Dukcapil Edison Sianturi didampingi H.Tubagus Arief anggota DPRD DKI yang juga tokoh masyarakat di wilayah itu. Saat ini sudah ada kurang lebih 600 ribu fisik e ktp untuk warga Jakarta Utara segera diberikan. " kita awali pemberian ini di wilayah Rawabadak selanjutnya akan dilakukan oleh kelurahan di jakut" ujar Kasudin disela-sela pelayanan KTP Mobile di RW 3 RBS.

Dalam sambutannya Yoddi Lurah Rawabadak Selatan,Koja akan segera membagikan fisik e ktp kepada warganya secara teratur dan memanggil berdasarkan lingkungan RW. "untuk selanjutnya senin nanti kita bagikan. Supaya tertib kita undang setiap RW" tuturnya.

Maidah 35 warga RW 3 Rawabadak Selatan sangat berterima kasih atas pemberian fisik E KTP ini. Sebab sudah lama ia menantinya. " terima kasih kepada pemrov DKI Jakarta yang telah mempercepat pembagian E KTP kepada warga. Bahkan tidak ada pungutan biaya apapun" ujarnya.

Foke Buka Bazar Sembako Murah Di Stadion Rawabadak


Rawabadak- Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo membuka pasar murah dan bazar sembako murah di stadion Rawabadak Koja Jakarta Utara. Kegiatan yang rutin dilakukan setiap memasuki bulan Puasa ini disambut antusias ratusan warga untuk mendapatkan sembako murah.

"bazar dan pasar murah diperuntukan untuk warga Jakarta yang ingin membali bahan kebutuhan pokok menyambut datangnya bulan puasa" kata Foke.

Ditambahkan Fauzi, rangkaian kegiatan ini akan dilakukan disemua wilayah Jakarta bekerjasama dengan sejumlah stokholder serta Dinas UKM. Pasar murah juga mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok di pasar tradisional yang dilakukan spekulan. " kalau kita gelar pasar murah ini secara berkelanjutan maka harga-harga kebutuhan pokok yang naik bisa diantisipasi" tuturnya.

Aliyah 34 warga Koja menyambut antusias pasar murah. Selain harga paket sembakonya murah dan terjangkau juga meringankan beban beli masyarakat pada kebutuhan pokok yang saat ini terus naik.

"alhamdullilah mas berkat adanya pasar murah ini kami mendapat bahan pokok yang terjangkau. kalau bisa di bulan puasa dilakukan seperti ini lagi" ujarnya.

Dalam bazar murah ini Gubernur DKI Fauzi Bowo berkesempatan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang hendak membeli sembako.

Camat Berikan Dana Operasional RT/RW Rawabadak Selatan

Rawabadak Selatan- Ketua RT,RW dan LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan) menerima dana operasional dari Pemda DKI Jakarta.Dalam pemberian dana operasional ini Camat Koja Dedi Tarmizi langsung memberikannya. Dalam kesempatannya Camat berharap dana operasional ini bisa dimanfaatkan mereka yang menerima dalam menjalankan tugas di masyarakat. Ia juga meminta RT,RW dan LMK agar mengedepankan program-program kepedulian lingkungan serta program pemda lainnya. Seperti persiapan lingkungan dalam mengantisipasi banjir serta menggiatkan intensitas kerja bakti di wilayah.


"Saya yakin mereka yang hadir disini mengetahui persis apa yang ada di lingkungannya, karena itulah peran dan partisipasinya sangat kami butuhkan terutama dalam menjaga lingkungannya" kata Dedi Tarmidzi Camat Koja didampingi M.Maibu Lurah Rawabadak Selatan kepada pengurus RT,RW dan LMK Se-kelurahan Rawabadak Selatan, Koja.

Edi Suparlan Ketua RW 2 RBS berjanji akan terus mengajak pengurus RT dan warga untuk tetap mengedepankan program-pogram kebersihan lingkungan khususnya mempersiapkan diri dalam menghadapi musim hujan lima tahunan ini.

"Sejak Pemda DKI Jakarta menghimbau agar masyarakat siaga banjir, kami sudah mempersiapkan diri diantara tempat penampungan pengungsi maupun merawat dan membersihkan saluran air" ujarnya.

Dalam pemberian dana operasional ini Sedikit 72 RT,7RW dan 7 LMK mendapatkan dana selama 3 bulan yakni Bulan Oktober,Nopember dan Desember 2011. Untuk Ketua RT menerima Rp 650 ribu/bulan,RW Rp 750 ribu/bulan dan LMK Rp 1,5 juta/bulannya.

Sampah di Kali Sunter Menumpuk

Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir, membuat petugas kebersihan dan operator alat penyaringan sampah Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara harus bekerja ekstra keras untuk mengangkut sampah-sampah di Kali Sunter. Sebab, sejak sepekan terakhir volume sampah di kali itu meningkat dua kali lipat dari sebelumnya.
 
Pantauan beritajakarta.com terlihat di depan alat penyaringan sampah Rawabadak Selatan dan di sepanjang kali Sunter dipenuhi sampah rumah tangga, seperti sampah plastik, kasur, sterofoam, sandal, sepatu, dan lain sebagainya. Parahnya lagi, tumpukkan sampah itu juga menebar aroma tak sedap serta membuat air di kali tersebut berwarna hitam pekat.


Triono, Petugas Operator Alat Penyaringan Sampah Rawabadak Selatan mengatakan, meningkatnya volume sampah di Kali Sunter itu diduga lantaran masuknya musim penghujan dalam beberapa hari belakangan ini, sehingga membawa sampah dengan volume yang banyak ke kali Sunter. "Meningkatnya volume sampah ini juga disebabkan produksi sampah rumah tangga dari warga, dan juga kiriman dari ujung Kali Sunter," ujar Triono, Jumat (4/11).

Ia mengungkapkan, setiap hari pihaknya mengangkut sampah-sampah di kali itu, dan biasanya dalam waktu sehari mampu mengangkut sampah-sampah itu hingga tiga truk. Namun, sejak turun hujan beberapa hari terakhir, pihaknya mampu mengangkut sampah sampai lebih dari lima truk sampah. "Semua sampah itu langsung dikirim ke TPST Bantargebang, Bekasi, supaya tidak ada penumpukan sampah di sini," ucap Triono.

Untuk mengangkut sampah-sampah di sepanjang kali Sunter ini, pihaknya mengerahkan delapan orang petugas kebersihan. "Bila volume sampahnya terus meningkat, kami akan menambah beberapa petugas, agar sampah-sampah tersebut dapat diangkut dengan cepat," tuturnya.

Sementara itu, Yanto (40), warga Rawabadak Selatan menambahkan, keberadaan sampah-sampah yang menggenangi Kali Sunter memang sudah ada sejak sepekan terakhir. "Tampaknya sampah ini kebanyakan kiriman dan juga dari warga. Jika tidak cepat dibersihkan, kami khawatir saat hujan, airnya meluap ke jalan," tandasnya.
 

 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas