Tiga anak buah kapal (ABK) tewas ketika terjadi ledakan tabung pemadam kebakaran di dok PT Pulau Kuda Laut, Galangan IV, PLTU, Jakarta Utara, tadi malam.Korban tewas tersebut, Johan,Niko, dan Eko.
Jasad ketiganya kini berada di kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi. Saksi mata,Teguh, 35, anak buah Kapal Motor (KM) MT Milenium menuturkan, saat kejadian tiga korban sedang bekerja di kamar mesin, tempat tabung pemadam sentral berada. Tiba-tiba terdengar ledakan keras. Suara keras itu mengejutkan seluruh ABK dan mereka segera berupaya melakukan pertolongan. Namun, upaya itu tidak berjalan mudah.“
Dua orang teman, yakni Ridwan dan Widodo, hendak menolong. Namun, asap CO2 memenuhi ruang mesin. Mereka malah keracunan,” ungkap Teguh di RSCM. Setelah asap menghilang, upaya penyelamatan pun dilakukan lagi.Ketiga ABK ditemukan tewas di dalam kamar mesin, diduga keracunan CO2.Mereka juga terluka akibat terhantam akibat nozzel tabung pemadam sentral yang terlepas.
Ketiga korban sempat dibawa ke RS Suka Mulya Tanjungpriok. Sementara dua korban luka masih dirawat di RS Suka Mulya. Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjungpriok AKP Jerry Raymond Siagian mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan. Saat ini barang bukti tabung pemadam yang meledak sedang diteliti dan beberapa saksi mata yang mendengar ledakan juga dimintai keterangan.“Jadi belum diketahui bagaimana tabung itu bisa meledak,” ujarnya saat dikonfirmasi tadi malam.
Sumber : Seputar Indonesia
