WAKIL Walikota Jakarta Utara Mangara Pardede meminta petugas dan warga agar memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang penanganan bencana. Masalahnya, wilayah Jakut rentan terhadap bencana terutama banjir dan kebakaran. "Jakarta Utara rawan terhadap bencana terutama banjir, karena Jakarta Utara 60% wilayahnya dibawah permukaan laut.
Dari enam kecamatan yang tersebar di Jakarta Utara, setidaknya ada 19 kelurahan yang menjadi rawan banjir. mengingat Jakarta Utara, dialiri 13 sungai yang bermuara di Jakarta Utara," kata Wakil Walikota dihadapan para peserta sosialisasi yang dilakukan di Kantor Walikota, Selasa (21/11).
Lebih lanjut Wakil Walikota mengatakan, Gumbernur Fauzi Bowo telah berulang kali wanti-wanti kepada pemerintah, untuk mencegah terjadinya bencana. Untuk itu Pemerintah Kota Adm Jakut melakukan sosialisasi penanggulangan bencana, dengan sosialisasi yang dilakukan ini.
Wakil Walikota mengharapkan kepada lurah, para peserta, serta pengurus RW di Jakarta Utara, agar memahami SOP tentang penanganan bencana dan bisa meminimalisir terjadinya bencana.
"Lurah harus siap dan tanggap sebelum terjadinya bencana seperti tempat evakuasi harus sudah tersedia, pelayanan kesehatan, dapur umum, dan yang menyangkut kesiapan penanggulangan bencana," tegas Mangara.
Acara yang diikutidari unsur camat, lurah, serta masyarakat, Wakil Walikota mengatakan, bahawa pemerintah akan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, untuk itu Wakil Walikota berharap, agar para peserta yang mengikuti sosialisasi ini bisa menyampaikanya kepada masyarakat tentang pencegahan bencana.
"Kalau kita bersatu padu segala sesuatu yang tidak kita inginkan akan bisa kita cegah, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama" pungkasnya.
Dari enam kecamatan yang tersebar di Jakarta Utara, setidaknya ada 19 kelurahan yang menjadi rawan banjir. mengingat Jakarta Utara, dialiri 13 sungai yang bermuara di Jakarta Utara," kata Wakil Walikota dihadapan para peserta sosialisasi yang dilakukan di Kantor Walikota, Selasa (21/11).
Lebih lanjut Wakil Walikota mengatakan, Gumbernur Fauzi Bowo telah berulang kali wanti-wanti kepada pemerintah, untuk mencegah terjadinya bencana. Untuk itu Pemerintah Kota Adm Jakut melakukan sosialisasi penanggulangan bencana, dengan sosialisasi yang dilakukan ini.
Wakil Walikota mengharapkan kepada lurah, para peserta, serta pengurus RW di Jakarta Utara, agar memahami SOP tentang penanganan bencana dan bisa meminimalisir terjadinya bencana.
"Lurah harus siap dan tanggap sebelum terjadinya bencana seperti tempat evakuasi harus sudah tersedia, pelayanan kesehatan, dapur umum, dan yang menyangkut kesiapan penanggulangan bencana," tegas Mangara.
Acara yang diikutidari unsur camat, lurah, serta masyarakat, Wakil Walikota mengatakan, bahawa pemerintah akan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, untuk itu Wakil Walikota berharap, agar para peserta yang mengikuti sosialisasi ini bisa menyampaikanya kepada masyarakat tentang pencegahan bencana.
"Kalau kita bersatu padu segala sesuatu yang tidak kita inginkan akan bisa kita cegah, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama" pungkasnya.
