Cilincing- ratusan orang yang sebagaian besar anak-anak dan ibu-ibu menanti sejak pagi hari di depan pintu gerbang Vihara lalitavistara di Jalan Cilincing Lama, Jakarta Utara. Kedatangan mereka guna menanti para peziarah yang berkunjung dihari tahun baru Imlek. Biasanya para pengunjung memberikan ampao yang kemudian direbutkan oleh warga yang sudah menanti.
Para pemburu ampao ini tak segan-segan untuk menghampiri pengunjung yang datang menggunakan mobil pribadi kemudian meminta ampao. " pak mana nih ampaonya, bagi-bagi dong tahun baru" teriak aminah. 46, warga Kalibaru sambil mengejar mobil yang keluar dari vihara. Yudi 12, bocah dari Babelan Bekasi Utara ini berangkat bersama tiga rekannya mendatangi vihara. Ia tahu tradisi bagi ampao sering dilaksanakan. Sayangnya bocah ini sejak pagi hingga siang hari baru mengantongi uang Rp 3 ribu.
"Baru dapat tiga ribu mas! Engga tahu sekarang isi ampaonya sedikit tidak seperti dulu" cetusnya.
Sementara itu, di luar vihara nampak beberapa petugas dari kepolisian dan satpol PP sibuk mengatur keamanan agar tidak terjadi kemacetan maupun dorong-dorongan antar warga. "Kita menjaga arus kendaraan baik pengguna jalan yang melintas maupun keluar masuk tamu dari dalam vihara" kata AKP Iskandar Kanitlantas Polsek Cilincing.Kerumunan massa yang berdatangan mencari ampao menjelang sore semakin ramai. Mereka berasal bukan cuma dari pemukiman warga sekitar melainkan dari wilayah lain bahkan dari luar jakarta seperti Bekasi,Tangerang,Bogor dan Indramayu

