Warga Blok A dan B komplek Segneg di RW 08, 09 dan 10 berharap kepada Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara agar memperjuangkan keluhan warga masalah jalan yang rusak. Pasalnya, jalan di tiga RW tersebut tidak pernah tersentuh pembangunannya oleh pemda setempat.
"Kami sudah sampaikan permasalahan jalan di komplek Sekneg melalui LMK agar dapat ditindaklanjuti kepada pihak yang terkait. Karena sudah 31 tahun kerukan jalan belum pernah diperbaiki," ujar Efendi salah seorang warga RW 10, Sunter Agung kepada jakartautara.com, Jumat (27/1/2012).
Ketua LMK Sunter Agung, H.Zahir mengakui adanya keluhan warga di komplek sekneg. "Memang jalan dilokasi itu sudah sangat rusak bahkan sudah sepertikubangan kerbau. Kami bersama kelurahan setempat berencana akan meminta pihak pengembang dan pemerintah tingkat kota agar mencarikan solusi terhadap akses publik dilingkungan kami," katanya menjawab keluhan warga itu.
Untuk skala makro, katanya, hal tersebut merupakan PR bagi LMK untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat hingga dapat terealisasi pembangunannya. "Kami akan melayangkan surat baik kepada pemerintah kota atau pengembang yang bersangkutan," jelasnya. (min)
