Gorong-gorong atau saluran penghubung di bawah jalan, perempatan Jalan Kramat Jaya-Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara Jumat (18/5) dibongkar. Ini dilakukan Dinas Tata Air Pemprov DKI Jakarta dan Sudin PU Tata Air Pemkot Jakarta Utara, untuk normalisasi saluran guna mengantisipasi genangan air di kawasan Koja dan Cilincing.
“Pembongkaran atau normalisasi ini kami laksanakan agar air di wilayah Koja, Lagoa dan Semper Barat bisa mengalir ke gorong-gorong Depan Vihara Tanah Merdeka Kalibaru menuju ke Kali Banglio Kalibaru. Gorong-gorong ini dibuat guna mengatasi genangan air yang kerap dikeluhkan warga. Dengan selesainya normalisasi ini bisa mengurangi debit genangan air di kawasan itu,” kata Rifig Abdullah Kasubdis Perawatan dan Pemeliharaan Saluran Air PU DKI Jakarta yang didampingi Kasie Tata Air Kecamatan Koja Budi Margo Trisno.
Memang diakui oleh Rifig Abdullah, dampak dari normalisasi, akses jalan dari arah Cilincing- Perempatan Jaya dialihkan ke Jalan Komplek Dewa Ruci dan Jalan Sinar Lagoa menuju kembali ke Jalan Dukuh Timur dan Kramat Jaya. Penutupan jalan ini hanya satu hari. Lantaran pihak pelaksana akan melakukan pemasangan beton gorong-gorong. Gorong-gorong ini mempunyai panjang 15 meter dengan lebar 3,5 meter.
Sementara itu Usnet 35, sopir KWK 01 Jurusan Cilincing-Pasar Ular hanya bisa mengusap kepala lantaran rutenya sementara tidak bisa menggunakan jalur tersebut. “Yaa mudah-mudahaan cepat selesai, untungnya hari libur karena banyak penumpang yang tidak melakukan aktivitas. Kalau bisa hari senin sudah bisa dilalui” ujarnya. (wandi)

