Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , , » Warga Jakut Butuh Sarana MCK

Warga Jakut Butuh Sarana MCK

Posted by JAKARTA UTARA on Selasa, 28 Agustus 2012



CILINCING- Warga Jakarta Utara yang bermukim dikawasan kumuh maupun bantaran kali meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) di lingkungannya. Seperti di pemukiman warga RW 17 Lagoa, RW 7 Marunda, RW 10 Semper Timur dan Kampung Sepatan Rorotan.

"Selama ini kami menjadi sarana kali Cakung Draine sebagai sarana MCK, ada beberapa MCK berdiri tapi kalau pagi hari antri" ujar Sri 45, warga Kampung Sepatan, Rorotan.

Sementara itu di Lagoa, saat ini hanya memiliki satu unit MCK dengan 7 pintu dan 8 pintu. Padahal, kebanyakan warga setempat tidak memiliki kamar mandi sendiri di rumah, sehingga harus rela antre di MCK tersebut.

Ketua RT 17/17, Jampang mengatakan, di wilayahnya terdapat 97 kepala keluarga (KK) atau 400 orang penghuni. Namun, rata-rata penghuni rumah atau kontrakan itu tidak memiliki kamar mandi. Bahkan, satu rumah bisa dihuni oleh beberapa KK. "Di sini kebanyakan warga kurang mampu yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan, sehingga mereka tidak punya kamar mandi. Tapi bagi yang mampu punya kamar mandi," ujar Jampang, Selasa (28/8).

Menurutnya, kebutuhan MCK di wilayahnya sangat tinggi. Sebab, pada pagi dan sore hari banyak warga yang menggunakan MCK untuk mandi maupun mencuci pakaian. Bahkan, bila ramai warga harus antre. "Butuh penambahan MCK, karena warga banyak yang tidak punya kamar mandi di rumah. Saya sudah usulkan ke kelurahan, tapi katanya lahan untuk MCK tidak ada," katanya.

Menanggapi hal itu, Lurah Lagoa Sri Suhartini menuturkan, di sepanjang Kali Kresek sebenarnya terdapat 5 MCK, yaitu di RT 15/17, RT 17/17, RT 02/04, RT 13 dan RT 14/02. Ia menilai kelima MCK itu dirasa cukup untuk warga. "Warga banyak yang tinggal di pinggir kali sehingga banyak kontrakan, dan mereka memakai MCK. Untuk saat ini saya kira tidak perlu penambahan MCK, karena terbentur dengan lahan. Tapi bila ada kerusakan MCK nantinya akan diperbaiki," tandasnya.

Sementara itu di Kalibaru sendiri kebutuhan MCK beberapa waktu lalu mendapatkan bantuan CSR dari Pelindo bagi warga di Kali Banglio dan pemukiman padat. (Bian)

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas