PAPANGGO - Danau Papanggo di Jakarta Utara yang di penuhi eceng gondok kondisinya sudah sangat mengkuatirkan. Pasalnya, seluruh muka danau sudah di padati eceng gondok, namun bebearapa hari ini petugas Dinas PU DKI Jakarta mulai mengakutnya dengan menggunakan alat berat.
Danau yang berada di Jalan Cincin, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara merupakan kantong air dari sejumalah kawasan dan pemukiman setempat. "Kalau melihat dari luas danau dan eceng gondok yang memenuhinya, di perlukan waktu satu tahun. Itu pun kemungkinan tidak akan tuntas," ucap pengawas lapangan Dinas PU DKI Jakarta, Hasbullah, kepada jakartautara.co, Jumat 15 Maret 2013.
Sebab, menurutnya, pertumbuhan eceng gondok sangat cepat sekali. Bila tidak di barengi oleh alat keruk yang cukup akan memakan waktu yang cukup lama. "Saat ini kami melakukan pengangkutan eceng gondok dengan menggunakan sebuah alat berat dan 15 orang pekerja. Jumlah itu tentu tidak cukup untuk menuntaskan eceng gondok yang cukup banyak ini," kata dia.
Namun, dijelaskannya, sejauh ini ia hanya menjalankan perintas Dinas PU. "Belum ada kabar penambahan alat berat dan sampai kapan di kerjakan juga belum tahu. Kami hanya di perintah untuk mengawasinya saja," ucapnya.
Ia mengaku sejak Hari Selasa (12/3/2013) lalu, eceng gondok di danau Papanggo mulai diangkut dengan truk. "Sampai hari ini sudah lebih dari 25 rit eceng gondok yang telah diangkut. Di buang di wilayah Pegangsaan Dua, Kelapa Gading," katanya.
Sebab, menurutnya, pertumbuhan eceng gondok sangat cepat sekali. Bila tidak di barengi oleh alat keruk yang cukup akan memakan waktu yang cukup lama. "Saat ini kami melakukan pengangkutan eceng gondok dengan menggunakan sebuah alat berat dan 15 orang pekerja. Jumlah itu tentu tidak cukup untuk menuntaskan eceng gondok yang cukup banyak ini," kata dia.
Namun, dijelaskannya, sejauh ini ia hanya menjalankan perintas Dinas PU. "Belum ada kabar penambahan alat berat dan sampai kapan di kerjakan juga belum tahu. Kami hanya di perintah untuk mengawasinya saja," ucapnya.
Ia mengaku sejak Hari Selasa (12/3/2013) lalu, eceng gondok di danau Papanggo mulai diangkut dengan truk. "Sampai hari ini sudah lebih dari 25 rit eceng gondok yang telah diangkut. Di buang di wilayah Pegangsaan Dua, Kelapa Gading," katanya.
"Kendalanya truk yang mengangkut eceng gondok harus bersusah payah dahulu. Karena jalan masuknya masih tanah, truk jadi amblas. Tetapi kami sudah menguruknya dengan puing agar tanahnya menjadi padat," jelasnya.
Sementara itu, Lurah Papanggo, Sutarjo, mengakui danau yang berada di wilayahnya sudah di penuhi eceng gondok. “Meski itu bukan tugas pokok kami, namaun sebagai pamong kewajiban kami melaporkannya baik pada unit terkait dan Walikota. Masalah itu juga sudah dua kali di bahas pada rapat pimpinan tingkat kota ,” ujarnya.
Ia berharap eceng gondok yang menjadi masalah pada danau tersebut dapat dikerjakan hingga tuntas. “Danau ini merukan tempat penampungan air dari sejumlah wilayah seperti Sungai Bambu, Kebon Bawang dan Tanjung Priok. Kali dan Saluran baik di pemukiman maupun komplek Sunter juga tertampung di sini (Danau),” katanya.
