Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , » Razia PMKS Nyaris Ribut Dengan Preman, 15 Orang Terjaring!

Razia PMKS Nyaris Ribut Dengan Preman, 15 Orang Terjaring!

Posted by JAKARTA UTARA on Kamis, 21 Maret 2013


Razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang berlangsung di Terminal Tanjungpriok tak berjalan mulus. Pasalnya, razia yang digelar Sudin Sosial dibantu Satpol PP Jakarta Utara itu sempat dihadang sekelompok massa yang diduga preman. Bahkan, sejumlah preman juga sempat menjemput paksa dua pengamen yang telah terjaring razia dari dalam mobil Sudin Sosial Jakarta Utara.

Kasie Pelayanan Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jakarta Utara, Israk mengatakan, pihaknya menemui kendala saat menggelar razia PMKS di Terminal Tanjungpriok. Bahkan, ada dua orang yang diduga sebagai preman menjemput paksa dua pengamen yang telah terjaring razia dari dalam mobil Sudin Sosial Jakarta Utara.

"Dua pengamen itu sudah kita jaring dan dimasukkan ke dalam mobil kami. Tapi, pengamen itu teriak-teriak minta dibebaskan dan mengundang teman-temannya untuk datang. Karena suasananya tidak kondusif dan terjadi kemacetan, akhirnya kami lepaskan lagi dua pengamen itu," ujar Israk, Kamis (21/3).

Dikatakan Israk, pihaknya menyayangkan aksi sekelompok massa yang diduga sebagai preman yang menjemput paksa kedua pengamen yang telah diamankan. Ia pun menduga keberadaan PMKS itu memang sudah dieksploitasi oleh kelompok preman tersebut. "Target kami memang pengemis dan pengmen, karena Terminal Tanjungpriok rawan PMKS seperti pengemis maupun pengamen. Setiap kami ambil ada yang bela. Takutnya, pengamen dan pengemis itu dieksploitasi oleh preman. Memang disana tempatnya agak keras, tapi kenapa dibela, apa dia (pengamen) menyetor kepada preman," katanya.

Meski gagal menertibkan kedua pengamen tersebut, sambung Israk, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan Polres Jakarta Utara untuk penanganan kasus ini. "Jumlah personil kami memang minim. Karenanya kami butuh dukungan dari Polres Jakarta Utara dan TNI untuk mengerahkan personilnya melakukan razia di Terminal Tanjungpriok," ucapnya.Meski gagal menggelar razia di Terminal Tanjungpriok, namun petugas tetap berhasil mengamankan 15 PMKS seperti, psikotik, anak jalanan, pengemis, pengamen dan gelandangan dari tempat lain seperti Stasiun Tanjungpriok, Jl Mambo, Jl Plumpang, dan Jl Yos Sudarso depan Mal Artha Gading.


SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas