Thomas Aquino B,SH sosok aktivitis buruh di KBN tak pernah menyerah dan pantang mundur untuk membela hak dan kepentingan buruh yang hingga kini nasibnya masih setengah hati diperhatikan oleh Pemerintah. Dan iapun kerap memperjuangkannya meski harus berhadapan dengan aparat keamanan saat turun ke jalan.
"Memang saat ini perjuangan belum selesai, namun kami akan terus membela nasib buruh yang hingga kini hidupnya masih sengsara dan miskin" kata Thomas pria kelahiran Ende 7 Maret 1969. Ditambahkan Thomas, ia lebih memilih jalur buruh karena masyarakat buruh ini butuh orang-orang berani untuk dibela,apalagi mereka sudah banyak menyumbangsih devisa bagi negara ini.
"Banyak pelanggaran yang kerap terjadi di buruh, namun mereka selalu kesulitan untuk melapornya, untuk itulah kami ingin membelanya supaya haknya tidak diabaikan" jelas Thomas.
Thomas yang juga merupakan Ketua SBSI 92 ini berharap kedepannya, nasib buruh tidak lagi dipinggirkan, buruh merupakan pekerja yang harus dinilai manusiawi serta keinginanya untuk menciptakan pola pikir buruh yang kritis dan pandai.
"Memang saat ini perjuangan belum selesai, namun kami akan terus membela nasib buruh yang hingga kini hidupnya masih sengsara dan miskin" kata Thomas pria kelahiran Ende 7 Maret 1969. Ditambahkan Thomas, ia lebih memilih jalur buruh karena masyarakat buruh ini butuh orang-orang berani untuk dibela,apalagi mereka sudah banyak menyumbangsih devisa bagi negara ini.
"Banyak pelanggaran yang kerap terjadi di buruh, namun mereka selalu kesulitan untuk melapornya, untuk itulah kami ingin membelanya supaya haknya tidak diabaikan" jelas Thomas.
Thomas yang juga merupakan Ketua SBSI 92 ini berharap kedepannya, nasib buruh tidak lagi dipinggirkan, buruh merupakan pekerja yang harus dinilai manusiawi serta keinginanya untuk menciptakan pola pikir buruh yang kritis dan pandai.
