SEMPER TIMUR- Ratusan anak-anak usia dini dari berbagai PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Kelurahan Semper Timur, Cilincing hari ini menggelar karnaval menyambut hari raya Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Anak-anak usia dini dengan berpakaian adat daerah Indonesia ini berkeliling lingkungan didampingi para ibu. Sumi 34, warga RW 1 Semper Timur yang mengantarkan anaknya ikut karnaval ini menyambut baik kegiatan ini. Selain mendidik anak-anaknya mengetahui sejarah perjuangan Kartini, juga dapat mengajarkan bahwa Indonesia ini banyak ragam dan budaya terutama mengenal berbagai macam pakaian adat daerah. "Paling tidak anak-anak sejak usia dini sudah mengetahui pakaian adat di Indonesia yang banyak ragamnya" tuturnya.
Dalam karnaval ini anak-anak ini mengenakan pakaian adat seperti pakaian adat Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, Batak dan Kalimantan. Mereka juga membawa poster-poster bergambar Pahlawan RA Kartini.
Sementara itu, Darmawan Lurah Semper Timur menuturkan kegiatan ini diselenggarakan oleh pengurus PAUD yang ada di Kelurahan Semper Timur. Anak-anak ini berasal dari 7 PAUD yang ada diwilayahnya. Selain ada karnaval juga digelar bazar,lomba membaca doa, MC, serta lomba joget. "Semoga moment ini bisa memberikan pelajaran dan pendidikan kepada anak-anak tentang keberagaman budaya dengan adat istiadatnya. Tujuannya bahwa Indonesia ini banyak budaya yang perlu kita lestarikan" tutur Darmawan.
Dalam karnaval ini anak-anak ini mengenakan pakaian adat seperti pakaian adat Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, Batak dan Kalimantan. Mereka juga membawa poster-poster bergambar Pahlawan RA Kartini.
Sementara itu, Darmawan Lurah Semper Timur menuturkan kegiatan ini diselenggarakan oleh pengurus PAUD yang ada di Kelurahan Semper Timur. Anak-anak ini berasal dari 7 PAUD yang ada diwilayahnya. Selain ada karnaval juga digelar bazar,lomba membaca doa, MC, serta lomba joget. "Semoga moment ini bisa memberikan pelajaran dan pendidikan kepada anak-anak tentang keberagaman budaya dengan adat istiadatnya. Tujuannya bahwa Indonesia ini banyak budaya yang perlu kita lestarikan" tutur Darmawan.
