CILINCING- Lantaran tak ingin motornya rusak karena terendam banjir, keberadaan ojek perahu dorong di dalam kawasan KBN diburu para pekerja KBN yang terjebak banjir di dalam kawasan.Ojek Perahu dorong ini sangat dibutuhkan terutama mengangkut sepeda motor pekerja agar terhindar banjir. Satu perahu ini bisa mengangkat tiga unit sepeda motor. Dan setiap sepeda motor hanya membayar uang Rp 10 Ribu, lalu diantar ke lokasi yang aman dari genangan.
"Yaa lumayan pak! dari tadi pagi hingga siang ini sudah mendapatkan uang sebesar Rp 120 ribu" kata Yusman 34, warga Sukapura yang sebelumnya berprofesi sebagai tukang ojek motor di dalam KBN.
Dengan cara mengubah profesi dadakan ini, setidaknya ia bisa mendapatkan uang untuk membeli beras dan kebutuhan untuk hari ini. "Lagi pula kalau mau ojek motor engga ada yang berani melintas banjir yang sudah dalam mas! tuturnya.
Yanti 21 dan Wiwik 24, pekerja PT. Hansai III Di KBN sangat terbantu ada ojek perahu ini, setidaknya ia bisa mengamankan sepeda motornya dari terjangan banjir. Pasalnya kalau dipaksakan untuk dijalankan sepeda motornya akan terendam dan mogok."Yaa mau engga mau mas! daripada memaksa untuk mengendarai sepeda motor lalu mogok " tuturnya.
"Yaa lumayan pak! dari tadi pagi hingga siang ini sudah mendapatkan uang sebesar Rp 120 ribu" kata Yusman 34, warga Sukapura yang sebelumnya berprofesi sebagai tukang ojek motor di dalam KBN.
Dengan cara mengubah profesi dadakan ini, setidaknya ia bisa mendapatkan uang untuk membeli beras dan kebutuhan untuk hari ini. "Lagi pula kalau mau ojek motor engga ada yang berani melintas banjir yang sudah dalam mas! tuturnya.
Yanti 21 dan Wiwik 24, pekerja PT. Hansai III Di KBN sangat terbantu ada ojek perahu ini, setidaknya ia bisa mengamankan sepeda motornya dari terjangan banjir. Pasalnya kalau dipaksakan untuk dijalankan sepeda motornya akan terendam dan mogok."Yaa mau engga mau mas! daripada memaksa untuk mengendarai sepeda motor lalu mogok " tuturnya.
