![]() |
| Pengurus PKBM dan Siswa |
KOJA - Sebanyak
977 peserta dari berbagai tempat di Jakarta Utara mengikuti ujian paket
C yang di gelar Suku Dinas Pendidikan Menengah (Sudin Dikmen) Jakarta
Utara. Ujian Paket C setara dengan pendidikan formal setingkat SMA di
laksanakan di ruang kelas SMPN 136, Jalan Bendungan Melayu No 80, Koja,
Jakarta Utara.
Kepala
Sudin Dikmen Jakarta Utara, Mustafa Kemal, mengatakan pelaksanaan Ujian
Nasional Program Kesetaraan (UNPK) Paket C tahap 1 tahun 2014 pada
14-16 April berjalan lancar dengan harapan seluruh peserta dapat hasil
memuaskan baik secara kwantitas dan kwalitas.
"Untuk
tahap pertama ini jumlah peserta seluruhnya 977 siswa dari 25
PKBM. Selain di SMPN 136, Ujian juga dilaksankan di SMPN 114, smpn 121,
SDN Tugu Utara 22 dan SDN Tugu Utara 23. Ijasah Paket C sederajat
dengan SMA dan telah diakui," ujar Mustafa Kemal didampingi Kasi
Pendidikan Non Formal dan Informal, Solikhin, Senin (21/4/2014).
"Peserta
yang nantinya dinyatakan lulus dan keluar ijasahnya dapat bermanfaat
dan jangan berkecil hati. Sebab lulusan paket C telah diakui dan
swasta," timpal Ketua Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
(FK-PKBM) Jakut, M.Jafar.
Ujian
paket C, kata Hendro PKBM Oasis Tanjung Priok, sangat membantu
masyarakat putus sekolah karena keterbatasannya. "Dalam Ujian Paket
peserta tidak dipungut biaya oleh penyelenggara Sudin Dikmen Jakut.
Kami sebagai lembaga non formal yang membantu program pemerintah dalam
memberikan pendidikan kepada masyarakat juga berharap mendapat
perhatian," harapnya.
Sementara
itu, Lela Badriah, 17, salah seorang peserta UNPK mengaku optimis
dirinya dapat hasil maksimal saat mengikuti ujian Paket C yang di gelar
14-16 April 2014. "Agak sulit apalagi materi pelajaran IPA. Tetapi saya
optimis mudah-mudahan bisa lulus. Bila lulus dan mendapatkan ijasah
rencana saya untuk melamar kerja sambil kuliah," kata gadis kulit putih
itu.

