Jakut- Diera Kepemimpinan Gubernur Basuki T Purnama alias Ahok nampak para lurah bekerja dengan rasa was-was bahkan ada juga yang bekerja seadanya alias semampunya saja. Tidak seperti dahulu lurah dekat dengan warganya, turun ke masyarakat serta dikenal oleh masyarakat.
"Lurah zaman sekarangnya cuek dan masa bodoh, dan bekerja sesuai dengan apa yang sudah diatur" kata Surip 45, Warga Tg Selatan, Koja. Buktinya saat kerja bakti saja jarang mau berdekatan dengan warga, dan terlihat hanya perwakilannya saja.
"Kalau ditanya zamannya sudah berubah, sekarang tak ada anggaran taktis untuk kunjungan, dan bekerja yaa sesuai tupoksi saja, itulah yang selalu di berikan jawaban oleh lurah" ujar Surip.
Senada disampaikan, Umar 34, warga Pademangan Barat maupun Iis 28, Warga Semper Timur. Banyak warga yang tidak kenal siapa lurahnya, lalu kerap kali setiap ada kegiatan di lingkungan juga jarang hadir. Begitu juga di kantor kelurahan sibuk dengan rapat di luar kantor. "Kalau ditanya ! tupoksi lurah sekarang ini tidak lagi memberikan pelayanan melainkan menjadi manager. Yaa ini akibatnya banyak pamong yang tak sanggup menghadapi persoalan warga" ujarnya.
