WARAKAS - Menyandang predikat RW binaan tidaklah hal yang mudah meskipun diuntungkan dengan masuknya berbagai program pemerintah baik pada tingkat provinsi, Kota, Kecamatan dan kelurahan. Apalagi sampai menjadi RW percontohan perlu kerja keras dari semua elemen yang ada di lingkungan masyarakat.
"Kalau ditempat lain bisa mencapai RW percontohan kenapa kami tidak," ujar anggota terpilih Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 12 Warakas, Abu Bakar Boiratan, S.Ag kepada jakartautara.com, Senin (4/4/2011) siang.
"RW Binaan sama juga seperti lingkungan RW kumuh yang tidak tertata padahal lingkungan kami cukup baik dengan jalan sudah ada, saluran ada, penghijauan juga ada hanya saja tinggal memoles sedikit demi sedikit maka lingkungan ini akan menjadi sehat dan nyaman," ujar pria asal Maluku yang sebelumnya menjadi anggota dekel priode 2006-2011.
Selalu berkoordinasi serta guyub dengan tokoh masyarakat, agama, PKK, Karang Taruna juga menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang asri. "Hal ini menjadi sangat penting dalam bermasyarakat karena dengan semangat kebersamaan apapun dapat dicapai," ucap Abu Bakar yang berprinsip hidup harus dapat bermanfaat.
Ia mengaku selama menjadi dekel banyak yang telah diperbuat untuk lingkungannya seperti pembangunan jembatan penghubung, lapangan olah raga, perbaikan jalan lingkungan, potnisasi, neonisasi serta lainnya. "Meskipun pembangunan melalui dana fisik PPMK namun swadaya dan bantuan tenaga masyarakat tidak terlupakan karena dana fisik hanya pancingan untuk menggerakan masyarakat," tambahnya. (min)
"RW Binaan sama juga seperti lingkungan RW kumuh yang tidak tertata padahal lingkungan kami cukup baik dengan jalan sudah ada, saluran ada, penghijauan juga ada hanya saja tinggal memoles sedikit demi sedikit maka lingkungan ini akan menjadi sehat dan nyaman," ujar pria asal Maluku yang sebelumnya menjadi anggota dekel priode 2006-2011.
Selalu berkoordinasi serta guyub dengan tokoh masyarakat, agama, PKK, Karang Taruna juga menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang asri. "Hal ini menjadi sangat penting dalam bermasyarakat karena dengan semangat kebersamaan apapun dapat dicapai," ucap Abu Bakar yang berprinsip hidup harus dapat bermanfaat.
Ia mengaku selama menjadi dekel banyak yang telah diperbuat untuk lingkungannya seperti pembangunan jembatan penghubung, lapangan olah raga, perbaikan jalan lingkungan, potnisasi, neonisasi serta lainnya. "Meskipun pembangunan melalui dana fisik PPMK namun swadaya dan bantuan tenaga masyarakat tidak terlupakan karena dana fisik hanya pancingan untuk menggerakan masyarakat," tambahnya. (min)
