Warga meminta walikota, Sudin Perhubungan dan Sudin PU Jalan Jakarta Utara turun kelapangan mengecek langsung sejumlah jalan di kawasan pergudangan Sunter. Seperti Jalan Bisma Raya, Jalan Indo Karya dan Agung Karya, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok yang mengalami kerusakan cukup parah.
Menurut warga salah satu penyebabnya karena banyak truk – truk berat muatan kontainer parkir sembarang yang meng akibatkan Jalan serta ruang terbuka hijau (RTH) dilokasi tersebut rusak.
"Mulai kerusakannya sudah tahunan . Karena tidak ada pihak yang memperbaiki jalan maupun ruang terbuka hijau jadi semakin lama kerusakan semakin parah. Banyak jalan yang hancur bak kubangan kerbau apalagi bila musim hujan jalan jadi becek dan licin. Bapak walikota dan unit terkait coba dong sekali-kali cek lokasi ini, kami warga jadi kerepotan," kata Marsan, 35, warga Papanggo yang kerap melintasi Jalan-jalan tersebut kepada jakartautara.com, Jumat (1/4/2011) siang.
Pekerja Kurir perusahaan jasa itu berharap para pengusaha di kawasan pergudangan maupun pengembang dan pemkot Jakarta Utara segera memperhatikan kondisi infrastruktur kawasan yang berantakan seperti ini. "Saya setiap hari melintasi Jalan Bisma Raya dan jalan Sunter Metro (depan apartemen, red) yang saya alami banyak sejumlah jalan rusak sehingga sangat mengganggu aktivitas . Seharusnya pengusaha kawasan meminta pengembang memperbaikinya atau pemda turun kelapangan," katanya.
Krisman, 36, warga Sungai Bambu juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengungkapkan Jalan Bisma ujung yang mengarah kampung lanji sebelumnya ada lapangan untuk area penghijauan namun sekarang hanya jadi lahan parkir container dan pohonya entah kemana.
"Para pengusaha seharusnya bertanggung jawab jangan hanya mementingkan binisnya saja sementara lingkungannya tidak diperhatikan. Padahal, mereka juga punya pekerja yang menggunakan kendaraan apa tidak repot setiap hari harus melintasi jalan seperti ini,” imbuhnya. (min)
