PAPANGGO - Sarana Ruang terbuka hijau (RTH) dan Jalan di Jalan Bisma Raya, kawasan pergudangan, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok mengalami kerusakan yang cukup parah. Salah satu penyebabnya karena banyak mobil muatan kontainer parkir sembarang di area RTH yang menyebabkan sejumlah pohon dan akses dilingkungan setempat rusak.
"Kerusakannya sudah cukup lama. Karena tidak ada pihak yang memperbaiki jalan maupun ruang terbuka hijau jadi semakin lama kerusakan semakin parah. Banyak jalan yang hancur bak kubangan kerbau apalagi bila musim hujan seperti ini jalan jadi becek dan licin," kata Mansyur, 40, warga kampung lanji, Papanggo kepada jakartautara.com, Senin (28/2/2011).
Ia berharap para pengusaha di kawasan pergudangan maupun pengembang dan pemkot Jakarta Utara memperhatikan kondisi infrastruktur kota yang berantakan seperti ini. "Saya setiap hari melintasi Jalan Bisma Raya dan jalan Sunter Metro (depan apartemen, red) yang saya alami banyak sejumlah jalan rusak sehingga sangat mengganggu aktivitas warga. Seharusnya pengusaha meminta pengembang memperbaikinya atau pemda turun kelapangan," katanya.
Krismanto, 35, warga setempat juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengungkapkan Jalan Bisma ujung yang mengarah kampung lanji sebelumnya ada lapanagan untuk area penghijauan namun sekarang hanya jadi lahan parkir container dan pohonya entah kemana. "Bagi kami terserah siapapun yang membangun asalkan jalan dan tamannya dapat diperbaiki. Karena banyak warga Papanggo, Warakas, Sungai Bambu dan lainnya melintasi jalan ini," imbuhnya. (min)
Ia berharap para pengusaha di kawasan pergudangan maupun pengembang dan pemkot Jakarta Utara memperhatikan kondisi infrastruktur kota yang berantakan seperti ini. "Saya setiap hari melintasi Jalan Bisma Raya dan jalan Sunter Metro (depan apartemen, red) yang saya alami banyak sejumlah jalan rusak sehingga sangat mengganggu aktivitas warga. Seharusnya pengusaha meminta pengembang memperbaikinya atau pemda turun kelapangan," katanya.
Krismanto, 35, warga setempat juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengungkapkan Jalan Bisma ujung yang mengarah kampung lanji sebelumnya ada lapanagan untuk area penghijauan namun sekarang hanya jadi lahan parkir container dan pohonya entah kemana. "Bagi kami terserah siapapun yang membangun asalkan jalan dan tamannya dapat diperbaiki. Karena banyak warga Papanggo, Warakas, Sungai Bambu dan lainnya melintasi jalan ini," imbuhnya. (min)
