Sebanyak 115 peserta dari anggota Pengaman Dalam (Pamdal) Kantor Walikota Jakarta Utara dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendapat pelatihan antisipasi kebakaran dan bencana di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (21/12) di Balai Yos Sudarso. Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara yang membuka acara tersebut mengharapkan, anggota pamdal dan Satpol PP dapat memahami materi yang disampaikan dan diterapkan dalam tugasnya sebagai pengamanan dalam dilingkungan Kantor Walikota Jakarta Utara yang tidak hanya bertugas menjaga ketertiban melainkan memiliki kemampuan yang dapat diandalkan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana yang tidak terduga, seperti kebakaran dan lainnya.
"Jika dicermati kasus kebakaran yang terjadi, sebagian besar penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat atau petugas yang bertanggung jawab dalam bidang pengamanan kantor, tentang bagaimana mencegah dan menanggulangi apabila terjadi kebakaran atau hal lainnya, untuk itu ikuti dengan baik dan serius sehingga memiliki keterampilan sebagaimana yang diharapkan," tuturnya.
Lebih lanjut Sekko mengatakan, kegiatan ini sangatlah penting dalam upaya memberikan perlindungan terhadap asset pemerintah maupun perlindungan terhadap manusia.
Oleh sebab itu, Sekko meminta agar kegiatan ini dilakukan enam bulan sekali, bila perlu dilakukan pelatihan secara langsung dan sebenarnya.
"Mudah-mudahan acara ini membawa hasil yang diharapkan dan ilmu yang didapat bisa ditularkan kepada teman, saudara maupun masyarakat," harapnya.
Sementara Kepala Bagian Umum Dedi Gundewa mengatakan, kegiatan ini dilakukan yakni bertujuan untuk menanamkan kesadaran karyawan dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran, karena menurutnya tugas dan tanggung jawab bukan hanya pemadam kebakaran, melainkan kita juga ikut berperan.
"Kegiatan ini dilakukan selama dua hari, narasumber yakni Indrisan, dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Bencana Jakarta Utara dan dari PMI.
Saya mengharapkan agar kegiatan ini dilakukan dengan serius, paling tidak langkah pertama mengantisipasi kebakaran sudah diketahui, jika suatu waktu ada kebakaran di lingkungan setempat, walaupun kejadian tersebut tidak diinginkan semua pihak" katanya.
