DALAM rangka terus memberikan pendidikan terbaik pada anak didik usia dini dalam Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) maupun Bina Keluarga Berencana(BKB) PAUD, Pemkot Jakarta Utara melalui Bagian Pendidikan Mental Spiritual (Dikmental) Jakarta Utara, menggelar acara Kordinasi Pembinaan Keterampilan Guru-guru PAUD di ruang Fatahilah Lantai 2, Kantor Walikota, Rabu(21/12/11). "Kepada guru-guru PAUD yang hadir dalam acara ini, Saya harapkan pendidikan karakter diberikan kepada anak didik, agar negara kita mempunyai penerus bangsa yang berkarakter, karena saat ini penerus bangsa kita lupa akan sejarah yang berakibat kurangnya rasa nasionalisme," tutur Sekko Jakarta Utara Tri Kurniadi saat membuka acara tersebut.
Lebih lanjut dijelaskan pula melalui pembinaan guru-guru yang digelar atas kerja sama Dikmental Jakarta Utara dengan Tim Pengerak PKK (TP PKK) ini, diharapkan dapat menciptakan penerus bangsa yang peduli dengan lingkungannya seperti kebersihan lingkungan."Dengan diberikannya pendidikan karakter, berharap mereka akan peduli terhadap lingkungan sekitar dan dengan menanamkan perilaku hidup bersih pada usia dini akan menuntaskan masalah kebersihan yang ada saat ini,"ujarnya.
Hj. Nani Bambang Sugiyono selaku Ketua TP PKK Jakarta Utara dan juga menjadi salah satu narasumber pada acara ini menjelaskan, pembinaan Paud dapat membuat keluarga lebih sejahtera, dengan menanamkan pendidikan yang berkarakter akan menghasilkan anak didik yang berkualitas untuk masa depannya dan keluarganya. "Tidak rugi bila orang tua mendaftarkan anaknya untuk mengikuti program PAUD, karena dari pendidikan dasar yang berkarakter akan menjadikan anak didik yang berkualitas sehingga dapat mensejahterakan keluarganya," jelasnya.
Merubah pola pikir pengajar dan orang tuanya merupakan salah satu cara membuat PAUD berhasil, lanjut Ketua TP PKK Jakut, seperti dengan pola bermain dan belajar, contohnya menyayikan lagu balonku ada lima, salah satu pola mendidik belajar sambil bermain."Dalam Lagu itu sudah ada pembelajaran terhadap anak didik seperti belajar warna dan berhitung," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa karakter anak didik itu berbeda-beda sehingga sebagai tenaga pengajar harus sensitif terhadap karakter dari anak didiknya. "Sebagai tenaga pengajar kita harus mengerti karakter masing-masing anak didik dalam penyampaian materi, dengan seperti itu materi yang disampaikan dapat dicerna oleh anak didik," tambahnya.
Acara ini dihadiri 150 orang peserta yaitu guru-guru PAUD yang ada di Jakarta Utara dan penyampaian materi dilakukan oleh narasumber yaitu Ketua TP PKK Jakut Hj. Nani Bambang Sugiyono, Subagio wakil dari Dikmental Jakut, Rita Rosmala Himpaudi( Himpunan Paud Indonesia) wakil Jakut dan Septi Novida dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
