Meski banyak prestasi, baik tingkat Provinsi maupun nasional dalam lomba tingkat kelurahan-kelurahan di Jakarta Utara namun, satu dari 31 kelurahan Jakarta Utara dinilai masih ada kotor dan kurang terawat. Hal itu diungkapkan oleh Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono saat Rapat Pimpinan (Rapim) di kantor Walikota Jakarta Utara.
”Saya melihat memang banyak prestasi yang diraih di kelurahan-kelurahan. Tapi saya melihat sampai saat ini masih ada satu dari 31 kelurahan yang ada di Jakarta Utara kondisinya jorok dan kurang terawat,”jelas Walikota didampingi Wakil Walikota Mangara Pardede dihadapan para pimpinan wilayah saat Rapim.
Untuk itu kepada lurah yang menganggab kantornya masih kotor dan kurang terawat supaya melakukan pembenahan. Dirinya tahun tidak mau lagi melihat ada kantor pelayanan masyarakat di Jakarta Utara yang kurang terawat.
”Setiap akhir tahun kita selalu melakukan evaluasi bukan mencari kekurangan. Dari evaluasi itulah nantinya kalau ada kekurangan kita akan perbaiki,” tutur Walikota.
Prestasi yang diperoleh Jakarta Utara itu kata Bambang Sugiyono antara lain seperti juara Nasional dalam Lomba sekolah sehat SMP N 120 di kelurahan Kamal Muara, Juara II tingkat nasional pemanfaatan lahan pekarangan Kelurahan Tugu Selatan, Juara Lomba Lingkungan bersih dan Sehat di Kelapa Gading Barat, Juara Umum PKK Tingkat provinsi DKI Jakarta dan masih banyak lagi.
Oleh sebab itu di tahun mendatang kita harus kerja lebih keras agar mampu meraih juara setidaknya juara satu di tingkat nasional.
Dijelaskan pula oleh Walikota saat ini menurut data statistik di wilayah Jakarta Utara ada 50 ribu Rumah tangga sasaran (RTS) , pengangguran dan lainnya. Selain itu kawasan Jakarta Utara itu 60 % berada dibawah permukaan laut, sehingga sangat rawan terjadinya ROB dan banjir.
Kepada para pamong Walikota minta untuk selalu waspadai, apabila terjadi rob dan genangan walau tak ada hujan turun dan yang sering terendam rob seperti di kawasan pantai seperti Muara baru dan Kamal Muara, Marunda. ”Memang dengan adanya tanggul yang dibikin oleh Pemprov DKI Jakarta akan mengurangi dampah rob dan banjir di wilayah Jakarta Utara. Apalahi saat pemerintah berencana akan membuat bendungan raksasa sebagai upaya untuk menata Jakarta yang lebih baik,” paparnya.
Sumber / Link : Pos Kota
