Warga Jakarta Utara berharap kepada Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, untuk membangun trotoar di sejumlah jalan di wilayah Jakarta Utara.Pasalnya saat ini kawasan tersebut sangan minim hanya 7 persen atau sekitar 30 trotoar. Bahkan, yang lebih memprihatinkan keberadaannya malah dimanfaatkan orang untuk berdagang.Minimnya trotoar atau jalan orang itu diakui oleh Kasudin Pekerjaan Umum (PU) Jalan, Maman Suparman.
Menurutnya di Jakarta Utara saat ini diperkirakan baru hanya 7 persen. “Yang sudah ada trotoar itu baru di kecamatan Tanjungpriok dan Penjaringan. Sedangkan, di kecamatan Cilincing masih minim. Untuk itu kami berupaya 2012 akan membangun meski begitu tidak bisa direalisasikan karena kurangnya anggaran untuk membangun trotoar,” kata Maman, Rabu (18/1).
Diakui Maman memang pada tahun 2012 ini pihaknya telah mengajukan anggaran kepada Dinas PU DKI Jakarta sebesar Rp 416 miliar. Namun, rencana yang disahkan hanya Rp 134 miliar.
“Karena anggaran yang didapat tidak sesuai yang diharapkan, sehingga untuk sementara di tahun 2012 tidak dibangun trotoar, dan hanya memprioritaskan 65 jalan rusak yang dibetonisasi dan juga jembatan saja,” ujarnya.
Meskipun pada tahun 2013 akan kembali mengusulkan untuk membangun trotoar di Jakarta Utara.
Untuk sementara pembangunan trotoar itu akan diprioritaskan yang berdekatan fasilitas umum, seperti pasar, mal, sekolahan, perkantoran, rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas umum lainnya.
Kasudin juga menjelaskan pihaknya telah mengajukan untuk membangun trotoar di 37 ruas jalan di Jakarta Utara pada tahun 2012, diantaranya Jl Muara Karang, Jl Kamal Muara, Jl Danau Sunter Barat, Jl Deli, Jl Sindang, Jl Bugis, Jl Gorontalo, Jl Semper Barat, Jl Tenggiri, Jl Kapuk Kamal, Jl Warakas, Jl Pademangan V, Jl Melati, Jl Tipar Cakung, Jl Pegangsaandua, dan lain-lain.
“Tahun 2012 tidak dibangun trotoar, tetapi kami akan terus berusaha membangun 37 trotoar tersebut secara bertahap di tahun 2013,” terangnya.Pada tahun 2011, lanjut Maman pihaknya sudah membangun 4 trotoar di tiga kecamatan di Jakarta Utara.
Keempat lokasi trotoar tersebut, diantaranya di jalan Tugu Raya, dan kawasan Rumah Si Pitung Cilincing, jalan lorong 104 Koja, dan galangan VOC hingga Museum Bahari Penjaringan. Keempat trotoar itu masing-masing memiliki panjang 500 meter hingga 800 meter.
