Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , » 103 Bidang Lahan Akan Dibebaskan untuk Tol

103 Bidang Lahan Akan Dibebaskan untuk Tol

Posted by JAKARTA UTARA on Senin, 06 Februari 2012

Untuk memperlancar pembangunan jalan tol akses Tanjungpriok North South (NS) sepanjang 2,24 kilometer (Yos Sudarso-Pelabuhan Tanjungpriok) dan East 2 (E2) sepanjang 2,74 kilometer (Cakung Cilincing Raya-Jalan Raya Cilincing), Pemkot Administrasi Jakarta Utara akan membebaskan 103 bidang lahan di dua kelurahan, masing-masing 18 bidang lahan di Kelurahan Kebonbawang, dan 85 bidang lahan di Kelurahan Kalibaru.

Sekretaris Kota Jakarta Utara, Tri Kurniady mengatakan, Selasa (7/2) lusa, pihaknya akan mengundang para pemilik lahan di dua kelurahan tersebut bermusyawarah untuk menyepakati soal harga. "Disepakati dulu harganya. Bila mereka sepakat akan kami berikan uangnya dan secepatnya lahan akan dibebaskan," ujar Tri, Minggu (5/2).

Untuk di kelurahan Kebonbawang, dikatakan Tri, musyawarah harga merupakan pertemuan untuk kali pertama. Sedangkan, di kelurahan Kalibaru sudah pertemuan kali kedua. "Sebelumnya kami sudah menyepakati harga dan membebaskan 22 lahan di Kelurahan Kalibaru. Kemungkinan para pemilik 85 bidang lahan lainnya di Kalibaru akan mengikutinya," katanya.

Ditambahkan Tri, nilai jual obyek pajak (NJOP) yang ditawarkannya kepada para pemilik lahan di kelurahan Kalibaru dibanderol Rp 1,5 juta permeter. Sedangkan, NJOP di kelurahan Kebonbawang mencapai Rp 6 juta per meter. "Pembangunan jalan tol NS dan E2 itu rencananya akan rampung 28 bulan ke depan atau di tahun 2014," ucapnya.

Ditegaskannya, pembangunan jalan tol NS dan E2 dipastikan tidak akan molor. Sebab, lahan di E2 (Cakung Cilincing Raya-Jalan Raya Cilincing) merupakan lahan milik pemerintah dan milik PT Pelindo. Sedangkan, lahan warga hanya sedikit. "Sebelumnya kami telah membebaskan lahan di kelurahan Koja, Semperbarat, dan Sempertimur. Namun, beberapa lahan di Koja masih menemui kendala masalah kesepakatan harga," ungkapnya.

Jika pembangunan jalan tol ini rampung, ditambahkan Tri, nantinya akan berdampak positif dan mampu mendongkrak perekonomian Jakarta Utara. Selain itu, tidak ada kemacetan, karena semua akses ke pelabuhan Tanjungpriok langsung masuk tanpa mengganggu yang lainnya, serta sarana dan prasarana juga semakin terpelihara dengan baik.  
Sumber / Link : beritajakartacom

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas