Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , » Jalan Rusak Dan Distribusi Air Macet, PT Aetra Jangan 'Tutup Mata'

Jalan Rusak Dan Distribusi Air Macet, PT Aetra Jangan 'Tutup Mata'

Posted by JAKARTA UTARA on Kamis, 03 Mei 2012



CILINCING- Komite Pelanggan Air Minum (KPAM) Jakarta Utara meminta kepada pihak PT Aetra Jakarta agar persoalan distribusi air yang tidak normal, pencurian air serta jalan rusak akibat galian segera diselesaikan dan dipertanggung jawabkan. Hal ini disampaikan M .Najib Rasyid Ketua KPAM Jakarta Utara menerima masukan dan saran kritik sejumlah pelanggan PT Aetra kepadanya.

Dijelaskan Najib, beberapa pengaduan dan surat yang dikirimnya berisikan persoalan seperti jalan rusak akibat galian pipa milik PT Aetra tidak dikembalikan seperti semula bahkan tidak pernah berkoordinasi dengan lingkungan. Kemudian membiarkan masalah pencurian air di kawasan Tanjung Priok yang marak terjadi di kolong tol Sungai Bambu dan berdampak distribusi air tidak lancar serta persoalan macetnya pasokan air di kawasan Cilincing, Marunda, Kalibaru,Warakas,Sungai Bambu,Tg Priok, Tugu Utara dan Tugu Selatan.

"Contohnya di kawasan Sungai Bambu, jalan yang dibangun swadaya masyarakat justru rusak akibat galian Pipa milik PT Aetra yang tidak diperbaiki seperti semula. Dampaknya pengguna jalan terganggu" ujarnya.Untuk itulah ia meminta pihak PT Aetra untuk mengambil tindakan, dan tidak membiarkan persoalannya.

Sementara itu Wardi 45, warga Jalan Isfeksi Kali Sunter Rawabadak Utara, Koja membenarkan, saat ini diwilayahnya sedang dilakukan galian pipa. Sayangnya sisa galian tersebut tidak dikembalikan seperti semula. Padahal jalan tersebut baru saja dibetonisasi.

Maman Suparman Kasudin PU Jalan Jakarta Utara menjelaskan, pihaknya meminta kepada rekanan PT Aetra yang sedang melakukan penggalian agar segera mengembalikan seperti semula kondisi jalan, jika tidak pihaknya tidak akan merekomendasi jika melakukan pengerjaan di wilayah Jakarta Utara."Kita sudah sering ingatkan kepada rekanan yang melakukan penggalian pipa agar mengembalikan kembali perbaikannya seperti semula, jika tidak sangsinya perusahaan tersebut tidak akan diberikan ijin melakukan kegiatannya" kata Maman Suparman (bian)n


SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas