Prestasi baru dalam ajang lomba akademik dunia pendidikan khususnya di Jakarta Utara terukir sudah. Pasalnya, setahap lagi prestasi pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Jakarta Utara akan melangkah dalam ajang bergengsi yang memperlombakan ilmu pengetahuan di tingkat International.
Bagus Amartya Yudhananto, 11, siswa kelas V SDN RSBI Sunter Jaya 09 Pagi, Tanjung Priok, Jakarta Utara inilah yang membawa nama harum dunia pendidikan tersebut. Bagus merupakan salah seorang peserta Olimpiade Saint jalur khusus B untuk bidang IPA yang lolos mewakili Provinsi DKI Jakarta.
Anak pertama pasangan Isdianto S. dan Ny.Ayu Candra, juga lolos tahap I dan selanjutnya mengikuti tahap II untuk mengikuti pembinaan International Mathematic and Science Olympiade (IMSO), selama 1 Minggu di Hotel Golden Flower, Bandung, Jawa Barat.
"Sejak 30 April sampai 6 Mei 2012 Bagus mengikuti pembinaan sekaligus seleksi untuk menjadi tim IMSO mewakili Indonesia. Yang kalau tidak salah akan dilaksanakan di India. Ini sungguh prestasi yang sangat membanggakan bagi kami pengajar di SDN," ujar Kepala Sekolah SDN RSBI Sunter Jaya 09, Subarini, S.Pd, MM, kepada jakartautara.com.
Ia bersama para guru dan para orangtua siswa serta pembina sekolah terus mendoakan dan memberikan dukungan terhadap Bagus agar menjadi salah seorang tim IMSO 2012. "Saya dan Bapak Kasi telah menemui Bagus selama mengikuti pembinaan di Bandung. Alahamdulillah, Bagus nampak semangat sekali, ceria dan tidak ada beban. Bagus di sekolah memang anak yang cerdas, rajin diskusi dan gemar membaca," tuturnya.
Subarini didampingi guru pembimbing Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Sugeng, mengaku tidak mudah menjadi peserta IMSO yang merupakan ajang paling bergengsi dalam lomba-lomba di sekolah. "Dari DKI, hanya SDN kami dan SDN RSBI Pondok Labu 011 yang lain adalah Sekolah Swasta International. Seingat kami baru kali ini SDN turut ambil bagian dalam ajang lomba ilmu pengetahuan setingkat international," akunya.
Sementara itu, Kepala Seksi Dikdas Kecamatan Tanjung Priok, Nashiki, berharap anak didik binaan sekolah di wilayahnya dengan baik mengikuti materi yang disampaikan selama pembinaan IMSO.
"Sejauh ini kami cukup bangga dengan prestasi akademik anak didik kami. Apalagi bila sampai lolos dan menjadi salah seorang tim IMSO Indonesia. Tentunya prestasi itu akan menjadi motivasi guru maupun kepala sekolah negeri untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Dan citra dunia pendidikan khususnya di wilayah Tanjung Priok akan semakin meningkat tajam," kata Nashiki.

