Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , » Pendatang Baru Masih Tetap Bertahan di KBN

Pendatang Baru Masih Tetap Bertahan di KBN

Posted by JAKARTA UTARA on Senin, 24 September 2012

CILINCING- Ratusan pendatang baru yang sejak lebaran lalu berdatangan ke kawasan KBN masih tetap bertahan di kawasan guna mendapatkan pekerjaan. Hasil pantauan di sejumlah pabrik dikawasan itu masih tetap ramai pelamar yang notabenenya pendatang baru. " Sudah hampir satu bulan saya bertahan di KBN, tapi belum juga dapat pekerjaan. Sebab mereka membutuhkan yang memiliki keahlian" jawab Minah 21,pendatang asal Kerawang, Jawa Barat.Hal senada disampaikan, Wulan 20, pendatang asal Cirebon Jawa Barat. Dirinya berjuang untuk mencari pekerjaan di KBN agar bisa mendapatkan upah yang layak. Meski sebelumnya ia sudah bekerja di Cirebon, lantaran upahnya minim ia memilih mengadu nasib ke Jakarta di KBN. "Sebelum saya bekerja di kampung, tapi karena upahnya kecil, dan banyak teman-teman yang sukses akhirnya ikut ke Jakarta" tuturnya. Sementara itu, Bayu Murnianto Ketua Serikat Buruh di KBN menjelaskan fenomena pendatang baru ke KBN hampir setiap tahun mereka berdatangan ke kawasan ini. Pasalnya banyak teman-teman mereka menceritakan kesuksesannya bekerja di jakarta. Namun kenyataannya justru tidak seperti yang dibayangkan. Mereka harus berjuang dan yang tidak punya keahlian sudah pasti kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Namun ia juga meminta kepada pihak Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Utara untuk melakukan pengawasan dan pemantauan di kawasan itu. Pasalnya sering kali pihak perusahaan dalam menerima pekerja seenaknya, dan meskinya harus melaporkan ke pihak Sudin. Sehingga pihak Sudin bisa mengetahui berapa jumlah pekerja baru yang masuk ke dalam kawasan itu. (Mega/Yanti)

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas