TANJUNG PRIOK - Suku Dinas (Sudin) Pertanian dan Kehutanan Jakarta Utara menggencarkan penanaman pohon produktif. Dalam hal ini penanaman pohon mangga. Sejumlah tempat akan dijadikan sentra penanaman mangga. Seperti di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Rorotan dan Marunda. Rencananya sebanyak 2000 pohon mangga akan dibagikan pada warga Jakarta Utara tujuannya untuk menjadikan lingkungan yang teduh dan menghasilkan nilai ekonomis.
"Tahun ini kami ajukan permintaan ke dinas sebanyak dua ribu pohon mangga. Alhamdulillah telah di setujui jenisnya mangga indramayu dan mangga manalagi dengan tinggi 1 hingga 1,5 meter. Selain itu, kami juga mendapatkan seribu pohon pelindung. Semuanya nanti akan diberikan pada warga maupun pihak sekolah," ujar Kasie Pertanian Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakut Wawan Ridwan, Jumat 22 Februari 2013.
Menurutnya, Warga Jakarta Utara memang senang menanam pohon mangga. Hampir setiap tahun, kata dia, warga mengajukan permintaan untuk menanam pohon mangga. Tahun lalu saja, sebanyak 3.000 pohon disebar ke warga. "Jadi kalau melintasi pemukiman warga di Jakarta Utara, akan dengan mudah menemui pohon mangga. Pohon produktif itu cocok tumbuh di sini," jelas Wawan.
Untuk tahun ini, katanya, pohon tersebut diantaranya ditanam di kawasan Rorotan dan Marunda. "Untuk di Rorotan akan ditanam seribu pohon mangga. Di marunda dua ratus pohon sisanya akan diberikan pada kelurahan lain," jelas Wawan. Hingga saat ini, sudah lebih 10 ribu pohon mangga tersebar di Jakut. Selain tidak membutuhkan perawatan yang sulit, juga membuat teduh. Serta menghasilkan buah.
"Warga yang ingin menanam pohon mangga, biasanya mengajukan surat atau bisa mengajukannya melalui pengurus RW setempat. Bisa diambil langsung di kebon kami di kawasan Marunda dan Rorotan atau kami kirim melalui kelurahan," jelas Wawan.
Disamping itu, Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakut, juga ikut mensukseskan program menanam 1 milyar pohon. Pada 2010 lalu telah ditanam pohon sebanyak 184.761. Pada 2011 ditanam 114.845 pohon. Pada tahun 2012, jumlah pohon yang ditanam kurang lebih 200 ribu pohon.
"Tahun ini kami juga akan mensukseskan lagi program menanam satu milyar pohon," terangnya.
Wawan menambahkan, tidak ketinggalan pihaknya juga tetap memperhatikan soal pertanian. Pasalnya kata dia, di Jakut masih terdapat sawah dan pertanian.
"Untuk sawah ada sekitar 525 hektar di Rorotan dan Marunda. Lahannya ada yang punya petani dan pengembang. Adapun untuk sayur sekitar 25 hektar," pungkas Wawan.
"Tahun ini kami ajukan permintaan ke dinas sebanyak dua ribu pohon mangga. Alhamdulillah telah di setujui jenisnya mangga indramayu dan mangga manalagi dengan tinggi 1 hingga 1,5 meter. Selain itu, kami juga mendapatkan seribu pohon pelindung. Semuanya nanti akan diberikan pada warga maupun pihak sekolah," ujar Kasie Pertanian Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakut Wawan Ridwan, Jumat 22 Februari 2013.
Menurutnya, Warga Jakarta Utara memang senang menanam pohon mangga. Hampir setiap tahun, kata dia, warga mengajukan permintaan untuk menanam pohon mangga. Tahun lalu saja, sebanyak 3.000 pohon disebar ke warga. "Jadi kalau melintasi pemukiman warga di Jakarta Utara, akan dengan mudah menemui pohon mangga. Pohon produktif itu cocok tumbuh di sini," jelas Wawan.
Untuk tahun ini, katanya, pohon tersebut diantaranya ditanam di kawasan Rorotan dan Marunda. "Untuk di Rorotan akan ditanam seribu pohon mangga. Di marunda dua ratus pohon sisanya akan diberikan pada kelurahan lain," jelas Wawan. Hingga saat ini, sudah lebih 10 ribu pohon mangga tersebar di Jakut. Selain tidak membutuhkan perawatan yang sulit, juga membuat teduh. Serta menghasilkan buah.
"Warga yang ingin menanam pohon mangga, biasanya mengajukan surat atau bisa mengajukannya melalui pengurus RW setempat. Bisa diambil langsung di kebon kami di kawasan Marunda dan Rorotan atau kami kirim melalui kelurahan," jelas Wawan.
Disamping itu, Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakut, juga ikut mensukseskan program menanam 1 milyar pohon. Pada 2010 lalu telah ditanam pohon sebanyak 184.761. Pada 2011 ditanam 114.845 pohon. Pada tahun 2012, jumlah pohon yang ditanam kurang lebih 200 ribu pohon.
"Tahun ini kami juga akan mensukseskan lagi program menanam satu milyar pohon," terangnya.
Wawan menambahkan, tidak ketinggalan pihaknya juga tetap memperhatikan soal pertanian. Pasalnya kata dia, di Jakut masih terdapat sawah dan pertanian.
"Untuk sawah ada sekitar 525 hektar di Rorotan dan Marunda. Lahannya ada yang punya petani dan pengembang. Adapun untuk sayur sekitar 25 hektar," pungkas Wawan.

