TANJUNG PRIOK - Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mengharapkan agar seluruh RW di lingkungan Pemkot Jakarta Utara agar menggalakan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Hal itu disampaikan seiring dengan keluarnya intruksi presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2013 tentang efektivitas penanganan gangguan keamanan dalam negeri secara terpadu.
"Siskamling harus di mulai lagi, seluruh RW di Jakarta Utara harus dapat melaksanakannya. Kami akan terapkan seiring kemarin adanya paparan Kapolda dan Pangdam Metro Jaya agar masyarakat dan pemerintah dapat mengantisipasi gangguan keamanan wilayah maupun dalam negeri," ujar Walikota, Bambang Sugiyono, Senin 11 Februari 2013.
Ia berharap adanya aktivitas Siskamling dapat mengantisipasi gangguan keamanan di lingkungan sebelum masalah menjadi besar. "Bila ada masalah warga cukup dapat diselesaikan pada tingkat RT jangan sampai masalah menjadi berkembang di tingkat RW dan Kelurahan bahkan sampai pada tingkat Kota maupun Provinsi. Kami ingin agar hal ini benar-benar dapat dilaskanakan dengan baik sehingga harapakan kita untuk meningkatkan Kota Jakarta yang aman dan nyaman dapat terwujud," ucapnya.
Siskamling, menurutnya, bukan saja bermanfaat bagi warga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing namun kegiatan ini juga dapat mempererat silaturahmi sesama warga. "Warga dapat menjaga kerukunan, dan dapat bersama-sama dalam mengatasi masalah yang ada sekaligus dapat menyelesaikannya sehingga gangguan keamanan di lingkungan tidak dapat berkembang," katanya.
Sama halnya, kata Walikota, dalam melaksanakan kerja bakti. "Masalah lingkungan yang kecil kecil langsung dapat di selesaikan dengan bekerja sama-sama. Sehingga belum di perlukan campur tangan dari pemerintah daerah maupun pusat. Namun untuk masalah yang besar yang membutuhkan sarana dan prasarana tentu pemerintah akan turun tangan untuk menyelesaikannya," kata pria asal Banyuwangi, Jawa Timur itu.
Sementara di tempat terpisah, Salim, salah seorang pengurus RT di lingkungan RW 08 Papanggo, menagakui aktivitas siskamling sangat diperlukan demi menjaga keamanan lingkungan warga. "Kami mengaharapkan siskamling dapat berjalan terus dan tidak sifatnya musiman," katanya.
Namun, kata dia, untuk menjalankan aktivitas siskamling tidaklah mudah, di perlukan seorang hansip.. "Sekarang ini merekrut hasip dari warga setempat tidak lah mudah selain resiko dan tanggung jawabnya yang tinggi biasayanya hansip kerap mengeluh karena bersifat pekerjaan sosial. Menurut saya pemerintah juga harus dapat memperhatikan jasa keamanan hansip agar mereka tidak berharap imlbaan dari warga yang 'alakadaranya ' saja," akunya.
Menjadi seorang keamanan lingkungan tentu berbeda dengan kemanan komplek. Dilingkungan, katanya, apalagi lingkungan yang padat penduduk selain tidak mendapatkan gaji namun tingkat kesenjangan sosialnya sangat tinggi. "Hasip sebagai garda terdepan dalam menjaga kemanan lingkungan seyogyanya mendapatkan perhatian juga oleh pemerintah. Sebab, menurut saya, selama ini keberadaan hasip masih di akui namun selama ini pula keberadaanya kerap di anggap tidak ada," ulasnya.
