SUNTER AGUNG - Rencana pembangunan Stadion bertaraf internasional di lahan eks Taman Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW) sepertinya terus digencarkan Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, taman seluas 26,5 hektar yang berada di kawasan Sunter Agung dan Papanggo, Jakarta Utara saat ini sedang dilakukan pengukuran ulang lahan.
"Sejak kemarin (13/3/2013) tim sudah turun kelapangan untuk melakukan pengukuran. Pengukuran berjalan selama tiga hari, ya mudah-mudahan tidak ada kendala," ujar Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono, di sela-sela penanaman pohon di area Taman Hutan Kota, Papanggo, Kamis 14 Maret 2013.
Mengenai adanya klaim lahan BMW dari warga, walikota tidak ingin banyak komentar tentang hal itu. "Kita menunggu saja hasil pengukuran nanti, sejauh ini kami tidak mempunyai data kongkrit warga yang menghuni lahan BMW. Kalau pengakuan kolompok warga disana jumlahnya ada 400. Tetapi jelasnya nanti saja setelah selesai pengukuran," jelas Bambang.
Sementara itu, Sidik, tokoh pemuda Papanggo, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Stadion BMW. "Stadion bertaraf internasional itu akan menjadi kebanggaan Jakarta Utara, khususnya warga Tanjung Priok. Jadi segala yang menghambat rencana pembangunan itu harus dapat di selesaikan," tandasnya.
Ia juga menuding ada pihak lain yang memanfaatkan lahan BMW untuk pol konteiner. "Kami minta kontainer-kontainer yang berada di lahan BMW segera dapat dipindahkan. Tentu saja keberadaan konteiner yang jumlahnya puluhan itu dapat mengganggu jalannya petugas pengukuran," imbuhnya.
Pantauan jakartautara.co di lahan Taman BMW, siang tadi, puluhan aparat dari Kepolisian Metro Jakarta Utara dibantu TNI melakukan pengamanan untuk mendampingi petugas tim gabungan pengukuran taman BMW. Hingga sore hari pengukuran berjalan kondusif.
Dalam area lahan BMW yang dikelililingi tembok beton nampak sejumlah bangunan tempat tinggal dan posko. Selain itu, alat berat dan puluhan kontainer menumpuk di lahan BMW. Sejumlah tumpukan material bangunan seperti pasir dan batu juga berada disana.

