SEMPER
BARAT- Kesuksesan Kelurahan Semper Barat, Cilincing yang menyandang
predikat Juara II Nasional lomba tahun 2010 telah membuat daya tarik
bagi kabupaten atau kota di Indonesia untuk melakukan studi banding ke
kelurahan Semper Barat.Tecatat sudah 30 kota di Indonesia datang untuk studi banding. Salah
satunya yang mempunyai daya tarik adalah pengelolahan sampah menjadi
sebuah Bank Sampah. Dimana masyarakat bisa menabung dengan sampah hingga
menjadi uang tabungan.
"Ada 30 kota yang sudah berkunjung ke kelurahan Semper Barat, karena itulah kelurahan yang saat ini sedang ikut lomba untuk bisa menunjukkan prestasi lebih baik lagi" Asisten Tataruang dan lingkungan Hidup Junaedi yang baru menjabat sepekan ini.
Kelurahan Semper Barat, lanjut Junaedi termasuk wilayah kecamatan Cilincing , menjadi juara dua nasional memang tidak mudah, dengan upaya , kerja keras dan kekompakan serta rasa kebersamaan dan kegotong royongan dengan masyarakat , stake holder dan aparat pemerintah itu baru bisa dipetik hasilnya.
Menjadi Juara umum, lanjut Junaedi lebih mudah, tetapi mempertahankannya akan lebih sulit, oleh sebab itu konsep mempertahankan kinerja juga harus diperhatikan lebih, terangnya saat memimpin apel Senin pagi (29/4) di Plaza Barat KantorWalikota Jakarta Utara. Kota - kota yang sudah mengunjungi diantaranya Kalimantan Barat, Bali, Jawa tengah, jawa Timur bahkan Provinsi tetangga seperti Prov Banten.
Junaedi lebih lanjur mengatakan, saat ini juga sedang dilakukan penilaian kelurahan di 6 krlurahan yang mewakili kecamatan masing – masing, di Kec Cilincing kelurahan Cilincing, Kecamatan Koja kelurahan Rawabadak Utara, Kecamatan Tanjung Priok kelurahan Sungai Bambu, Kec Kelapa Gading , kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Pademangan kelurahan Ancol, sedangkan kecamatan Penjaringan diwakili kelurahan Kamal Muara.
Menanggapi hal ini, Kelik Sutanto Lurah Semper Barat menerangkan, apa yang dicapai selama ini adalah berkat kerjasama serta saling gotong royong masyarakat untuk menciptakan ide atau gagasan soal lingkungannya. Dan juga disertai kreativitas masyarakat. "Semua yang diraih oleh Semper Barat adalah kerjasama antara aparat kelurahan dan warga" ujarnya
"Ada 30 kota yang sudah berkunjung ke kelurahan Semper Barat, karena itulah kelurahan yang saat ini sedang ikut lomba untuk bisa menunjukkan prestasi lebih baik lagi" Asisten Tataruang dan lingkungan Hidup Junaedi yang baru menjabat sepekan ini.
Kelurahan Semper Barat, lanjut Junaedi termasuk wilayah kecamatan Cilincing , menjadi juara dua nasional memang tidak mudah, dengan upaya , kerja keras dan kekompakan serta rasa kebersamaan dan kegotong royongan dengan masyarakat , stake holder dan aparat pemerintah itu baru bisa dipetik hasilnya.
Menjadi Juara umum, lanjut Junaedi lebih mudah, tetapi mempertahankannya akan lebih sulit, oleh sebab itu konsep mempertahankan kinerja juga harus diperhatikan lebih, terangnya saat memimpin apel Senin pagi (29/4) di Plaza Barat KantorWalikota Jakarta Utara. Kota - kota yang sudah mengunjungi diantaranya Kalimantan Barat, Bali, Jawa tengah, jawa Timur bahkan Provinsi tetangga seperti Prov Banten.
Junaedi lebih lanjur mengatakan, saat ini juga sedang dilakukan penilaian kelurahan di 6 krlurahan yang mewakili kecamatan masing – masing, di Kec Cilincing kelurahan Cilincing, Kecamatan Koja kelurahan Rawabadak Utara, Kecamatan Tanjung Priok kelurahan Sungai Bambu, Kec Kelapa Gading , kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Pademangan kelurahan Ancol, sedangkan kecamatan Penjaringan diwakili kelurahan Kamal Muara.
Menanggapi hal ini, Kelik Sutanto Lurah Semper Barat menerangkan, apa yang dicapai selama ini adalah berkat kerjasama serta saling gotong royong masyarakat untuk menciptakan ide atau gagasan soal lingkungannya. Dan juga disertai kreativitas masyarakat. "Semua yang diraih oleh Semper Barat adalah kerjasama antara aparat kelurahan dan warga" ujarnya

