RAWABADAK SELATAN- Lumpur (Sedimen) di Waduk Rawabadak, Koja yang sudah lama menumpuk hari ini dilakukan pengurasan oleh Dinas PU Tata Air DKI Jakarta. Dengan menerjunkan dua alat pengeruk lumpur yakni Beko Amphibi. Dua alat berat ini diharapkan bisa menguras sedimen di waduk tersebut terangkat. Dan akan lebih banyak menampung debit air.
Kuriatna Kasie Prasarana dan Sarana Sudin PU Air Jakarta Utara menjelaskan, kegiatan pengurasan sedimen di Waduk Rawabadak saat ini merupakan pengerjaan yang dilakukan pihak Dinas PU Air Jakarta."Memang saat ini sedang ada pengerjaan pengurasan di Waduk Rawabadak oleh Dinas. Jika selesai nanti diharapkan bisa menampung debit air lebih banyak" ujarnya.
Menurut Kuriatna, Waduk Rawabadak ini merupakan penampungan air yang berasal dari kawasan kecamatan Koja. Jika selesai pengurasan lumpurnya dan kembali menjadi dalam, maka arus air yang berasal dari Kali dan saluran air di Koja akan cepat tertampung sehingga dapat meminimalisir banjir atau genangan air di kawasan itu.
Sementara itu, Dedi Tarmidzi Camat Koja menjelaskan, jika waduk Rawabadak lumpurnya dikuras akan bermanfaat bagi warga di Kecamatan Koja. Sebab selama ini arus lalulintas air sering terhambat saat menuju danau lantaran ketinggian airnya sama dengan lumpur. "Dengan dikurasnya lumpur di waduk ini, Akan berdampak mengalir cepat air ke waduk dari saluran di kawasan Koja" tungkasnya.Pengurasan lumpur di Waduk ini, juga mengundang perhatian warga sekitar untuk melihat kedua alat tersebut sedang melakukan aktivitasnya.

