TANJUNG
PRIOK- Untuk mengurangi PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan
Masyarakat) yang kerap masih berkeliaran di Jalan, pihak Sudinsos
Jakarta Utara akan mengambil langkah intensif dengan memberikan
perlindungan sosial kepada PMKS yang terjaring.
Perlindungan sosial yang dimaksud adalah, pihaknya akan melakukan upaya untuk PMKS yang nantinya terjaring operasi ini akan dicarikan solusinya, termasuk pemecahan masalahnya. "Misalnya Si ibu dan anaknya ini kenapa masih tetap ada dijalan, maka kami akan mengupayakan bagaimana si anak tetap sekolah dan si ibunya bisa menafkahi atau dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya" kata Ika Lestari Aji Kasudin Sosial Jakarta Utara kepada jakarta These Days.
Ditambahkan, langkah awal yang dilakukan saat ini adalah melakukan upaya pendekatan kekeluargaan para petugas sosial ke PMKS . Selama satu bulan dilakukan perlindungan intensif selama 20 kali ke titik lokasi rawan PMKS. Dan peran petugas sosial inilah akan memberikan pencerahan dan pengetahuan kepada PMKS agar tidak lagi berada dijalan, namun akan dicarikan jalan keluarnya sehingga mereka bisa merasakan haknya seperti masyarakat lainnya.
Israk Kasie Yankesos (Pelayanan Kesejahteran Sosial) Jakarta Utara menuturkan, saat ini sudah dilakukan pendekatan ke lokasi titik rawan PMKS di Kolong Tol Penjaringan. Mereka saat ini sedang dilakukan pemberian wawasan agar bisa diberikan perlindungan sosial yang kemudian tidak lagi berada di jalan.
"Saat ini ada beberapa PMKS yang sudah kita lakukan pembinaan perlindungan yakni, pengemis, anak jalanan dan pemulung. Mudah-mudahan upaya ini bisa mengembalikan mereka ke masa depan yang lebih baik" tuturnya.
Perlindungan sosial yang dimaksud adalah, pihaknya akan melakukan upaya untuk PMKS yang nantinya terjaring operasi ini akan dicarikan solusinya, termasuk pemecahan masalahnya. "Misalnya Si ibu dan anaknya ini kenapa masih tetap ada dijalan, maka kami akan mengupayakan bagaimana si anak tetap sekolah dan si ibunya bisa menafkahi atau dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya" kata Ika Lestari Aji Kasudin Sosial Jakarta Utara kepada jakarta These Days.
Ditambahkan, langkah awal yang dilakukan saat ini adalah melakukan upaya pendekatan kekeluargaan para petugas sosial ke PMKS . Selama satu bulan dilakukan perlindungan intensif selama 20 kali ke titik lokasi rawan PMKS. Dan peran petugas sosial inilah akan memberikan pencerahan dan pengetahuan kepada PMKS agar tidak lagi berada dijalan, namun akan dicarikan jalan keluarnya sehingga mereka bisa merasakan haknya seperti masyarakat lainnya.
Israk Kasie Yankesos (Pelayanan Kesejahteran Sosial) Jakarta Utara menuturkan, saat ini sudah dilakukan pendekatan ke lokasi titik rawan PMKS di Kolong Tol Penjaringan. Mereka saat ini sedang dilakukan pemberian wawasan agar bisa diberikan perlindungan sosial yang kemudian tidak lagi berada di jalan.
"Saat ini ada beberapa PMKS yang sudah kita lakukan pembinaan perlindungan yakni, pengemis, anak jalanan dan pemulung. Mudah-mudahan upaya ini bisa mengembalikan mereka ke masa depan yang lebih baik" tuturnya.

