KALIBARU- Hampir semua kantor Pos di Jakarta Utara hari ini dibanjiri warga yang akan mengambil uang subsidi dari dana Bantuan Langsung Sosial Mandiri (BLSM). Seperti terlihat di Gedung Sasana Krida Kelurahan Kalibaru. Ribuan warga membuat barisan antrian untuk tertib menuju loket pembayaran. Kantor Pos Kalibaru terpaksa memindahkan lokasi ke Gedung Sasana Krida untuk mengantisipasi membludaknya warga yang datang mengambil BLSM."Saya datang sejak pukul 06 pagi pak! biar mendapatkan nomor awal, sebab kalau sudah siang warga semakin banyak" kata Ny Urip 45, warga RW 7 Kalibaru.
Berbeda apa yang disampaikan Karyani 56, warga RT 4/9 Kalibaru dan Ida Iran warga RT 8/15 Kalibaru yang keseharian berdagang kue keliling ini hanya bisa pasrah di bawah tangga kelurahan lantaran dirinya tidak tercatat sebagai penerima BLSM. Iapun berusaha ingin menanyakan informasi ke kelurahan, sebab tahun 2008 lalu ia mendapatkan BLT. Namun justru sekarang tidak mendapatkan.
"Bapak lihat saja tadi! banyak yang mengantri memakai perhiasan, punya sepeda motor, tetapi kami yang jelas miskin tidak dapat. Mana keadilannya.Katanya orang miskin dapat"ujar dua warga Kalibaru yang berstatus janda tersebut.
Menanggapi hal ini, Sahroni Lurah Kalibaru menjelaskan, pemberian kartu BLSM ini merupakan wewenang dari pihak Pemerintah Pusat. Dan proses pendataannya di lakukan oleh BPS. Ia hanya mempasilitasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban jalannya antrian.
"Kami ini hanya mempasilitasi jalannya antrian , bukan yang menentukan kebijakan untuk mendapatkan BLSM, coba bisa ditanyakan langsung ke BPS" ujar Sahroni. Sahroni, juga menambahkan, agar warganya yang mengantri untuk tidak berdesak-desakan, dan diminta untuk tertib. Mengingat waktu pengambilan sangat panjang. "waktunya masih panjang, sebaiknya cari hari yang luang supaya tidak berdesak-desakan" kata Sahroni. (yani)

