Cilincing -Meskipun Pemda DKI Jakarta sudah menyiapkan sarana KJS ( Kartu Jakarta Sehat) dan Puskesmas, Warga di Rusun Marunda lebih memilih ke Pengobatan gratis yang di gelar oleh KBN ( Kawasan Berikat Nusantara) melalui program CSRnya. Pasalnya warga yang berobat mendapatkan bingkisan.
Senawati 45, Warga Blok 8 Rusun Marunda ini lebih memilih ke pengobatan gratis. Selain dapat bingkisan, obat yang diberikan lebih bagus ketimbang obat generik dari Puskesmas. " Sudah berobat sih di Puskes! tapi panas anak saya belum turun-turun. Saya coba berobat ke pengobatan gratis ini" ujarnya.
Senada disampaikan Umi 34, Warga Blok 7 Rusun Marunda Cilincing. Dirinya justru senang ikut pengobatan gratis meski ia harus antri membuat barisan. " Rencananya mau berobat ke Puskes, tapi karena dapat kupon berobat saya ikut antri pengobatan gratis oleh KBN ini" tuturnya.
Secara terpisah menanggapi warga yang antri berobat gratis , Bambang Suheri Kasudin Kesehatan Jakarta Utara obat-obatan yang diberikan pihak puskesmas sudah standard dari Departemen Kesehatan dan telah melalui pengujian kualitas. Mutunya diatas obat klinik. " Jadi kalau dibilang obat puskes tidak manjur bisa disebabkan si pasien mengindahkan larangan saat kondisi sakit. Seperti Batuk tapi masih minum es! ujarnya.
Dalam pelayanan pengobatan gratis yang di gelar oleh KBN di Rusun Marunda ini sebanyak 400 kupon dibagikan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dirut KBN, Danramil serta Wakil Camat Cilincing Haryadi. ( Bian)
Senawati 45, Warga Blok 8 Rusun Marunda ini lebih memilih ke pengobatan gratis. Selain dapat bingkisan, obat yang diberikan lebih bagus ketimbang obat generik dari Puskesmas. " Sudah berobat sih di Puskes! tapi panas anak saya belum turun-turun. Saya coba berobat ke pengobatan gratis ini" ujarnya.
Senada disampaikan Umi 34, Warga Blok 7 Rusun Marunda Cilincing. Dirinya justru senang ikut pengobatan gratis meski ia harus antri membuat barisan. " Rencananya mau berobat ke Puskes, tapi karena dapat kupon berobat saya ikut antri pengobatan gratis oleh KBN ini" tuturnya.
Secara terpisah menanggapi warga yang antri berobat gratis , Bambang Suheri Kasudin Kesehatan Jakarta Utara obat-obatan yang diberikan pihak puskesmas sudah standard dari Departemen Kesehatan dan telah melalui pengujian kualitas. Mutunya diatas obat klinik. " Jadi kalau dibilang obat puskes tidak manjur bisa disebabkan si pasien mengindahkan larangan saat kondisi sakit. Seperti Batuk tapi masih minum es! ujarnya.
Dalam pelayanan pengobatan gratis yang di gelar oleh KBN di Rusun Marunda ini sebanyak 400 kupon dibagikan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dirut KBN, Danramil serta Wakil Camat Cilincing Haryadi. ( Bian)

