MARUNDA- Parkir sembarangan alias parkir liar truk-truk kontainer di sepanjang Jalan Arteri Marunda, Semper Timur Cilincing Jakarta Utara dibiarkan oleh petugas. Padahal dampak dari ulah awak sopir memparkirkan truk-truk ini berdampak kemacetan hingga rawan kecelakaan. Warga sekitar maupun pengguna jalan meminta petugas tegas untuk melakukan penertiban, agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.
"Lihat saja mas! kalau sudah parkir seenaknya, bahkan menaruh gandengan tanpa kepala truknya seenaknya di jalan. Masa sih ini tidak dilihat oleh petugas. Lagipula di akses jalan ini sudah terpasang rambu larangan parkir" kata Darmaji 45, warga RW 4 Semper Timur.
Begitu juga disampaikan Zaman 43, ojek motor yang mangkal diperempatan Arteri Marunda Semper Timur. Menjelang malam dua lajur jalan di kuasai oleh parkir-parkir truk kontainer. Dan ini sangat rawan kecelakaan mengingat di akses jalan ini lampu jalan banyak yang padam. "Sering terjadi kecelakaan lalulintas karena banyak pengendara terkecoh karena tak melihat ada kendaraan parkir sehingga menabraknya" ujarnya.
Menanggapi hal ini, Budiono Kasie Pengawasan dan Penertiban Sudinhub Jakarta Utara menegaskan pihaknya tidak pernah melakukan pembiaran. Bahkan beberapa petugasnya selalu melakukan penertiban rutin di kawasan itu. Namun keterbatasan anggota inilah yang dimanfaatkan para awak sopir. "Mereka selalu parkir disaat petugas kami tidak ada, tapi saat petugas datang mereka kabur. Tetapi kami akan segera menindak lanjuti keluhan warga ini" ujarnya. (bian)

