Marunda- Sebanyak 22 pedagang gerobak binaan UKM Jakarta Utara di Rusun Marunda yang gulung tikar lantaran usahanya kalah bersaing dengan penghuni rusun lainnya,pihak UKM Jakarta Utara akan melakukan evaluasi guna mencari jalan keluarnya supaya mereka tetap berdagang.
Hal ini disampaikan Almon Daniel Kasudin UKM Dan Perdagangan Jakarta Utara saat meninjau dan mengecek para pedagang gerobak binaanya di Rusun Marunda.
"Jadi nanti pedagang-pedagang binaan UKM yang berkeliaran di dalam maupun di lantai atas akan kita bina dan dievaluasi untuk bisa kembali menempati tempat yang kosong" ujar Almon Daniel Kasudin UKM Jakarta Utara.
Ditambahkan Almon, ada 48 gerobak dagang yang diberikan kepada penghuni Rusun Marunda untuk mengembangkan usahanya. Namun karena persaingan dengan penghuni rusun yang juga berprofesi sebagai dagang, sebanyak 22 pedagang gerobak tak bisa melanjutkan usahanya karena bangkrut.
"Sekarang ini mau dagang didalam Rusun ini susah pembeli, karena banyak warga yang juga dagang didalam" ujar Mira salah satu pedagang gerobak di Rusun Marunda.
