Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , , » Sopir Kontainer Dan Angkot Keluhkan Macet Jalan Cacing Tak Ada Solusi

Sopir Kontainer Dan Angkot Keluhkan Macet Jalan Cacing Tak Ada Solusi

Posted by JAKARTA UTARA on Sabtu, 30 November 2013

CILINCING- Kemacetan yang terjadi sepanjang hari hampir satu tahun lebih di Jalan Raya Cakung-Cilincing tak pernah ada solusi atau jalan alternatif. Dampaknya banyak awak sopir truk kontainer maupun sopir angkot hanya bisa pasrah dan mengelus dadanya.Alimin 45, Sopir truk kontainer PT MDI di Jalan Roa Malaka, Cilincing mengeluhkan, selama ia mengemudi sepanjang tahun ini hanya kemacetan yang dirasakannya. Bukan cuma itu saja, pendapatan honor yang didapatnya hanya bisa buat makan satu hari bersama keluarganya. "Kalau engga ada macet, mungkin satu hari saya bisa mengoperasikan truk kontainer sebanyak 2 sampai 3 rit. Tapi kalau sekarang 1 rit saja bisa dua hari" kesalnya. Iapun tak bisa berharap banyak, sebab alasan klasik bahwa adanya pembangunan jalan tol di kawasan Jalan Cacing untuk kepentingan masyarakat termasuk dirinya.  "Iya tapi sampai kapan, lihat saja pembangunannya berlarut-larut" ujarnya.


Serupa juga disampaikan Udin Gondrong 35, sopir angkot KWK 01 Jurusan Tg Priok-Cakung. Jika jalan lancar ia bisa membawa lebih uang kerumah dari sisa setoran. Tapi kalau sekarang ini jika ingin membawa lebih maka harus menarik angkot selama 18 jam. "Kalau dulu mas! narik jam 07.00 pagi sampai jam 14.00 siang sudah dapat setoran, tapi kalau sekarang sampai jam 20.00 malam baru bisa dapat setoran lebih" tuturnya.

Baik Alimin dan Udin serta Darmanto awak sopir kontainer dan angkot hanya bisa berharap kepada para petugas yang mengatur lalulintas serius dan mencari solusi agar kemacetan ini bisa di atasi meski tidak secara tuntas. Paling tidak kepolisian, Dinas Perhubungan dan Satpol PP ikut andil bersama-sama. Sebab jika tak ada petugas di lapangan maka kemacetan semakin parah. Apalagi saat macet banyak dimanfaatkan pak ogah untuk mengais keuntungan saat macet."Kami tak bisa ngomong apa-apa lagi mas! wong kemacetan ini kita rasakan sudah lebih dari setahun kok" ujarnya.

Menanggapi hal ini, Budiono Kasie Penertiban dan Pengawasan Sudinhub Jakarta Utara menjelaskan, dampak kemacetan di Jalan Cacing tak terlepas adanya pembangunan Jalan Tol yang belum tuntas. Begitu juga minimnya anggota Sudinhub Jakut untuk mengcover beberapa titik lokasi rawan kemacetan. "Kita ini sudah maksimal mas! namun anggota kami jumlah hanya 74 yang ada dilapangan. Dan harus ikut membantu di sejumlah lokasi titi rawan macet maupun kesemarawutan" ujarnya. (bian)

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas