Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , , » Warga Dua Kelurahan di Cilincing Kesulitan Air Bersih

Warga Dua Kelurahan di Cilincing Kesulitan Air Bersih

Posted by JAKARTA UTARA on Rabu, 27 November 2013

CILINCING-  Sebelumnya warga Kampung Sepatan merasakan kesulitan air  kini giliran ribuan warga di Kelurahan Rorotan, Jaarta Utara kesulitan pasokan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan mereka, terpaksa beli air dengan menggunakan gerobak dorong dan tangki air. Selain itu sebagian warga terpaksa mengambil air dari sumur timba.
“Kami sejak dua hari terakhir kesulitan mendapatkan air bersih. Ini karena air PAM milik PT Palyja tidak mengalir, untuk memenuhi kebutuhan kami terpaksa membelinya dengan harga antara Rp 20 hingga 25 ribu,”kata Sanudin, 45, warga RT 05/11, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.
Menurutnya, meski wilayah Rorotan dekat dengan kali Banjir Kanal Timur (BKT) dan Pantai Marunda, namun air sumur tidak bisa untuk dikomsumsi karena rasanya payao atau antah. Biasanya air tersebut oleh warga hanya digunakan untuk mencuci dan mandi saja sedangkan untuk kebutuhan masak dan minum terpaksa membeli galonan.
Ditambahkan oleh Sanudi kekurangan air bersih itu melanda sekitar 144 RT di 13 RW se-Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. “Hampir seluruh warga yang ada di Kelurahan Rorotan tidak mendapat pasokan air bersih sejak dua hari lalu, kamipun terpaksa mandi sehari sekali” katanya.
Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Sigit, 38, warga RT 04/04, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Pria itu mengaku terpaksa membeli air satu tangki karena dirinya memiliki dua penampungan air yang cukup.
“Kalau hanya membeli air dengan gerobak mana cukup. Penampunan saya ada dua di bawah tanah dan diatas, jadi saya terpaksa membeli air dengan tangki,”kata Sigit sambil menjelaskan membeli air seharga Rp 250 ribu.
Wakil Camat Cilincing yang juga PLT Camat Cilincing, Hariyadi, yang dikonfirmasi terkait kekurangan pasokan air di Kelurahan Rorotan, mengakuinya. Menurutnya di 114 RT di 13 RW mengalami terganggu pasokannya, sehingga air tidak keluar sama sekali. Bukan hanya itu, di Kelurahan Marunda ada 14 RT di RW 03 yang merupakan perbatasan dengan Kelurahan Rorotan juga mengalami kesulitan air bersih.
“Saya sudah meminta kepada pihak PT Aetra untuk segera menormalkan pasokan air yang selama ini mengalami hambatan. Kami berharap air dapat segera normal kembali sehingga warga tidak kesulitan lagi,” tukasnya.
Manajer Komunikasi PT Aetra Air Jakarta, Rika Anjulika, mengakui bahwa setelah pihaknya membenahi kebocoran di 7 titik di Kelurahan Rorotan, terjadi kerusakan pompa air di Pulogadung. Kerusakan pompa tersebutlah yang mengakibatkan terganggunya pasokan di 13 RW se-Kelurahan Rorotan dan 1 RW di kelurahan Marunda.
“Sejak semalam teknisi kita terus mengerjakan perbaikan. Tadi siang sudah selesai perbaikannya, mudah-mudahan besok pasokan akan normal kembali,” ujarnya.

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas