Ribuan warga korban banjir di sepanjang Jalan Insfeksi Kali Cakung Draine, Cilincing yang mengungsi di sepanjang jalan mengharapkan adanya bantuan makanan maupun obat-obatan. Saat pengobatan gratis digelar Sudinkes Jakut langsung diserbu untuk berobat kesehatannya. Sedikitnya ada 125 orang yang datang berobat.
Seperti yang terpantau di Kampung sawah, Semper Timur dan sepatan Rorotan, Cilincing Jakarta Utara.
Namun pengobatan gratis di Kampung Sepatan, Rorotan saat petugas memberikan buiskuit untuk balita justru menjadi rebutan anak-anak dan para orang dewasa. Mereka berebut buskuit lantaran tak mendapatkan jatah nasi bungkus.
"Memang jatah nasi bungkus dari Sudinsos buat warga Sepatan diberikan 200 bungkus. Sementara pengungsinya ada 450 orang. Akhirnya buskuit yang meskinya buat anak balita jadi rebutan" ujar Tohir 45, Ketua Blok Sepatan, Rorotan.
Ika Lestari Aji Kasudin Sosial Jakarta Utara menjelaskan di dapur umum logistik para relawan terus memberikan pelayanan kepada para pengungsi korban banjir di Jakarta Utara. Mereka memasak sejak pagi hingga malam. Soal kurangnya pasokan makanan siap saji kepada warga di Kasepatan karena pihaknya hanya memberikan data sesuai yang diberikan kelurahan.
"Saya berharap pengurus warga dikawasan banjir untuk datang ke dapur umum logistik dengan membawa data yang akurat soal pengungsi supaya pemberian nasi siap saji sesuai dengan data" ujarnya.
Para pengungsi berharap kepada Pemko Jakarta Utara memberikan bantuan makanan siap saji tepat waktu baik untuk pagi,siang dan malam.
Home »
Cilincing
,
Pemerintahan
,
Rorotan
,
Sosial
,
Utama
» Warga Serbu Pengobatan Gratis, Makanan Bayi Jadi Rebutan
Warga Serbu Pengobatan Gratis, Makanan Bayi Jadi Rebutan
Posted by JAKARTA UTARA on Sabtu, 18 Januari 2014
| Kang Lintas |
|
Label:
Cilincing,
Pemerintahan,
Rorotan,
Sosial,
Utama
