| Backhoe diperbaiki |
SUNTER AGUNG - Sebuah alat berat backho berjenis ampibi yang sedang melakukan pengerukan lumpur di kali Sentiong, Jalan Danau Sunter Barat, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara terguling dengan posisi kepala backhoe berada dibawah dan kaki berada diatas. Beruntung sang sopir selamat dari insiden yang terjadi kemarin sore.
Dinas PU DKI Jakarta yang melakukan pengerukan lumpur kali sentiong pun beraksi cepat dengan mengangkat backhoe ampibi dari kali berwarna hitam itu. Sebuah crane dan dua backhoe lainnya membantu mengembalikan posisi backhoe yang terguling itu. Tidak ingin kejadian tersebut terulang kembali Dinas PU melakukan 'ritual' dengan menyembelih seekor kambing dilakosi kejadian.
"Kemarin, sekitar jam 10 malam backhoe ampibi baru dapat diangkut ketepian kali. Setelah alat berat ampibi terbalik, PU melakukan penyembelihan kambing. Ya mungkin saja untuk menjaga-jaga karena ada mitos kali ini ada penunggunya," kata Fahrudin alias Arul, tokoh masyarakat RW 03 Sunter Agung, Jumat (23/5/2014).
Menurut pria yang telah 43 tahun menghuni pemukiman tidak jauh dari kali sentiong itu, banyak kejadian aneh dikali sepanjang 4 km dengan lebar 10 meter. "Dulu kali ini adalah sebuah empang, dulu jaman misterius sering ditemui mayat dalam karung di kali ini. Bahkan diujung kali tersebut tidak jauh dari jembatan dekat dipo kebersihan konon menjadi tempat bermainnya mahluk halus simanis jembatan ancol," tuturnya.
"Mungkin saja itu hanya mitos, boleh percaya boleh juga tidak percaya. Tetapi kali sentiong khususnya dekat jembatan hitam sudah beberapa kali makan korban. Pernah ada seorang anak yang kecebur di jembatan hitam mayatnya baru ketemu di jembatan kecil demikian juga dengan seorang tukang cukur," ungkap Arul.
Bukan hanya itu, jembatan hitam kali sentiong juga menyimpan misteri ular piton. "Kami menyakini di bawah jembatan hitam menjadi tempat bersarangnya ular piton yang cukup besar dan panjang. Kami juga sudah mengingatkan petugas operator bachoe yang sedang melakukan pengerukan lumpur agar berhati-hati," imbuhnya.
Sementara itu, seorang pekerja rekanan Dinas PU DKI Jakarta membenarkan alat beratnya terguling saat melakukan pengerukan lumpur. "Yang ini backhoe ampibi yang terbalik kemarin. Sedang diperbaiki mekanik untuk sementara tidak dapat beroperasi karena air kali banyak yang masuk kedalam mesin dan komponen lainnya. Bukan cuma mesin backhoe yang 'minum air' sopirnya juga 'minum air' saat alatnya terbalik untung saja dia selamat," kata pria itu.
