Cilincing- Operasi Simpatik 2014 kembali digelar jajaran Satlantas Polres Jakarta Utara hari ini di Jalan Raya Cakung-Cilincing. Selain melakukan razia terhadap pengendara sepeda motor maupun pribadi yang tidak mematuhi peraturan lalulintas, polisi juga memberhentikan para pelajar. Walapun sebagian besar diberikan teguran simpatik, tetapi pelanggar yang melakukan pelanggaran berat seperti plat nomor tidak pasang, surat kendaraan mati, serta tidak memakai helm dilakukan tindakan tilang.
Maya 16, siswa SMK Wiyatamandala Jakarta Utara mengakui kesalahannya karena mengemudi sepeda motornya ia belum mempunyai SIM dan KTP. Maya hanya diberikan surat teguran simpatik. Dan surat tersebut nantinya harus diberikan kepada orangtuanya.
"Iya pak! saya salah tapi kalau tau orangtua saya seperti sekarang kami bisa dimarahi. Tadi waktu mau berangkat sudah dilarang" ujarnya.
Aiptu Sutopo Kaur Bin Op Satlantas Polres Jakarta Utara menjelaskan, razia kepada anak sekolah ini untuk memberikan efek jera. Para pelajar ini hanya diberikan surat teguran simpatik supaya tidak melanggar aturan lalulintas.Sebab mereka belum cukup umur dan tidak mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM). Dan operasi di Jalan Raya Cacing ini dilakukan karena akses jalan tersebut rawan terjadinya kecelakaan terutamanya korbannya anak sekolah.
"Para pelajar ini kita berikan tilang teguran simpatik. Tujuan agar mereka tidak mengulangi lagi pelanggarannya" kata Sutopo.
Sementara itu, AKP Frieda Kaur Bin Op Satlantas Polres Jakarta Utara menjelaskan, selama operasi simpatik di gelar di Jakarta Utara tercatat 1.200 pelanggar lalulintas. Namun 450 pelanggar hanya diberikan tilang teguran simpatik agar tidak mengulangi lagi pelanggarannya.
