Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , , » Peziarah TPU Budi Dharma Keluhkan Makam Terendam Banjir

Peziarah TPU Budi Dharma Keluhkan Makam Terendam Banjir

Posted by JAKARTA UTARA on Minggu, 22 Juni 2014

Semper Timur  - Jelang memasuki bulan puasa, ratusan peziarah sambangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Budi Dharma, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014).

Hingga menjelang sore , TPU Budi Dharma masih ramai disambangi peziarah.Menurut salah seorang peziarah, Hasanah (55) warga Kebon Baru Semper Barat , Jakarta Utara mengatakan setiap jelang puasa, dirinya rutin 3 kali sebulan berziarah ke makam almarhum orangtuanya. Ia hanya mendoakan agar arwah  yang meninggal, agar tenang di akhirat.

"Saya memang suka sendirian kalau ke makam ini. Setiap sebulan ini ia ziarah. Selain mendoakan arwah kedua orangtua saya agar tenang di sana (akhirat) ya saya juga bersih-bersihin batu nisannya sama kuburannya dari daun-daun kering," jelasnya. Akan tetapi ia mengeluhkan makam orangtuanya masih tetap terendam banjir. Bahkan banjir ini sudah terjadi sejak lima tahun lalu.

Senada dengan Yono (40), ia selaku warga Sukapura , ramai-ramai berziarah bersama sanak keluarganya dengan menggunakan mobil. Yono mengaku, menjelang bulan puasa memang sudah menjadi tradisi keluarganya untuk berziarah ke makam salah seorang saudaranya yang telah pergi."Kami memang rutin sih. Jelang puasa, rame-rame sama keluarga berziarah. Ke makam saudara sih, di blok A1 sana," jelasnya singkat. 

Namun para peziarah juga mengeluhkan banyaknya makam yang telah terendam banjir yang tidak pernah di urus oleh pihak pemakaman sehingga mempunyai kesan makam tidak terawat.

"Katanya mau diperbaiki sampai sekarang makam keluarga kami tetap terendam banjir" cetus Yono.

Beberapa dari mereka berziarah lantaran ingin mendoakan arwah sanak saudara mereka yang telah pergi, agar tenang di akhirat.

Pantauan dilokasi saat di lokasi, lahan parkir di TPU tersebut penuh akan kendaraan baik roda dua maupun empat. Selain itu sekitar sepuluh lebih pedagang kembang dan air mawar berdagang di sisi parkiran tersebut.Selain itu, beberapa peziarah masuk keluar dari TPU. Ada yang baru datang dan langsung membeli kembang dan air mawar, ada juga yang sudah selesai berziarah.Bahkan, terlihat sekitar puluhan lebih pedagang kaki lima (PKL) berjualan di luar maupun dalam TPU.

Tukang Kembang Ngais Rejeki

Sementara itu sejumlah penjual kembang di sepanjang Akses jalan menuju ke Makam Budi Dharma memanfaatkan ramainya para peziarah untuk mengais rejeki. Ramainya peziarah ini ini menguntungkan para pedagang kembang.

Kari 62 dan Dasmirah 48 Warga RT 3/3 Semper Timur menjelaskan, memasuki seminggu bulan ramadhan ini usaha jual kembang ini sangat menguntungkan dibandingkan hari biasanya.Dalam satu hari ia bisa mendapatkan keuntungan Rp 150 ribu-Rp 250 ribu.
"Alhamdullilah pak! Kalau jelang puasa dan hari raya penghasilan kami meningkat dibandingkan hari biasanya" Kari sambil memberikan layanan kepada pembeli.

Baginya berdagang kembang ini ia lakoni sejak 15 tahun lalu. Hasil yang di dapat dari usaha dagang kembang untuk biaya kebutuhan sehari-hari menjelang puasa dan lebaran nanti. "Sejak tiga hari ini saya sudah mendapatkan keuntungan sampai 750 Ribu" katanya.

Sama halnya disampaikan Dasmirah 48, Pedagang Kembang lainnya. Usaha dadakan yang ramainya dibulan puasa dan lebaran setidaknya bisa mengumpulkan uang untuk membeli kebutuhan saat puasa dan lebaran nanti.

"Tahun kemarin saya mendapatkan keuntungan dari Rp 3 Juta-Rp 5 Juta" ujarnya.

Akan tetapi kondisi sekarang sangat berbeda melihat para pedagang kembang semakin tahun semakin menjamur, mengingat bisnis sangat menjanjikan.

( Bian)

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas