Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , , , , » Rob Terjang Marunda dan Pantai Mutiara

Rob Terjang Marunda dan Pantai Mutiara

Posted by JAKARTA UTARA on Sabtu, 26 November 2011

Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Jakarta Utara, Jumat (25/11) membuat ratusan rumah di Kampung Nelayan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diterjang rob atau air pasang laut setinggi 20-50 sentimeter. Beruntung, hingga sore tadi ketinggian genangan telah surut hingga menyisakan ketinggian 10 sentimeter.

Ketua RT 03/07, Marunda, Usman mengatakan, rob mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 08.00. Saat itu, kebanyakan warga yang berprofesi sebagai nelayan belum beraktifitas. "Karena hujan disertai angin kencang, kami pun belum banyak yang beraktifitas. Tiba-tiba air laut pasang dan menggenangi rumah kami," kata Usman yang berpofesi sebagai nelayan kerang hijau, Jumat (25/11).

Dikatakan Usman, kawasan pesisir Pantai Marunda, tempat di mana ia tinggal memang kerap digenangi rob. Terlebih, hingga saat ini, pengerjaan tanggul penahan ombak di kawasan itu belumlah rampung. "Beruntung, tadi sore mulai surut. Saat ini warga disibukkan dengan sampah yang terbawa rob yang memasuki rumah warga," katanya.

Lurah Marunda, Ali Mudasir menambahkan, untuk meminimalisir terjadinya rob, pihaknya menyiagakan petugas piket bencana. Sebab, kawasan pesisir Pantai Marunda memang rawan digenangi air pasang laut. "Kami sudah siagakan sejumlah petugas piket untuk mengantisipasi kembali terjadinya rob," ucapnya.

Hal yang sama juga dialami warga yang bermukim di perumahan elite Pantai Mutiara, Pluit, Penjaringan. Sedikitnya 40 rumah di tujuh blok perumahan itu juga terendam rob hampir setinggi satu meter.

Ahmad (38) warga Blok TA Pantai Mutiara menuturkan, banjir rob terjadi sekitar pukul 08.00 pagi yang saat itu laut dalam kondisi pasang, sehingga air masuk merendam kawasan perumahan warga dengan ketinggian mencapai satu meter. Namun, hingga pukul 16.00 air baru surut sekitar 10-15 sentimeter. "Tadi pagi masih banjir pak, tetapi sekarang sudah surut," ujarnya.

Petugas piket Posko Banjir DKI Jakarta, Asep menuturkan, saat ini rob yang menggenagi pemukiman warga mulai surut, karena adanya pompa yang menyedot air di perumahan itu untuk kemudian dibuang kembali ke laut. "Air laut pasang ini cukup tinggi, karena di alat pengukur ketinggian air laut Pasar Ikan Penjaringan, ketinggiannya mencapai 2,5 meter. Padahal, kondisi normal hanya mencapai 1,8 meter," katanya.

Wakil Camat Penjaringan, Martua Sitorus mengatakan, terdapat dua kawasan yang digenangi robi di wilayah Penjaringan, yaitu Perumahan Pantai Mutiara dan kawasan Muara Angke. Menjelang sore, genangan mulai surut dengan hanya menyisakan ketinggian 5-10 sentimeter.

"Kalau di Perumahan Pantai Mutiara posisinya memang di pinggir laut, sehingga saat hujan lebat akan terjadi air pasang yang menyebabkan genangan. Sedangkan, di Muara Angke air pasang disebabkan adanya pengerjaan galian kabel listrik yang dilakukan oleh rekanan PLN," tandasnya.


Sumber / Link : beritajakarta

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas