Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » » Beton Raksasa Jembatan Cilincing Jadi Januari

Beton Raksasa Jembatan Cilincing Jadi Januari

Posted by JAKARTA UTARA on Rabu, 14 Desember 2011

VIVAnews - Kontraktor yakin pembangunan Jembatan Cilincing di Jakarta Utara akan rampung tepat waktu. Kontraktor menyatakan sudah memesan enam buah balok girder atau balok beton untuk mengganti beton-beton yang roboh.

"Pembuatan enam girder itu akan selesai tanggal 17 Januari 2012. Setelah itu, kami akan langsung memasangnya," kata Onasis Chelerides, Manajer Lapangan PT Bunga Tanjung Raya, Selasa 13 Desember 2011.
PT Bunga Tanjung Raya selaku kontraktor telah memesan 6 buah beton dariPT JHS Precast Concrete yang beralamat di Jalan Raya Cakung Cilincing Kavling 48-50, Jakarta Utara.

Bila seluruh proses pengerjaan berjalan lancar, Onasis optimistis pembangunan Jembatan Cakung Drain Sisi Utara di Jalan Arteri Marunda ini akan selesai sesuai jadwal semula. "Kalau semua lancar, kami yakin akan selesai pada bulan Maret 2012," ujarnya.

Dari pantauan VIVAnews.com, lima buah girder yang ambruk itu telah dilebur menjadi puing dan potongan besi beton. Banyak warga menggunakan puing semen beton tersebut untuk menutup genangan air. Genangan ditumpuk di pemukiman mereka maupun di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Cilincing.

Kepolisian telah membolehkan pihak pemborong untuk melanjutkan pembangunan jembatan. "Pembangunan sudah bisa dilanjutkan karena itu terkait fasilitas publik, tapi penyelidikan akan terus berjalan," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Utara, Komisaris Polisi Maskur Chaniago.

Penyelidikan ambruknya jembatan yang semula ditangani Polsek Cilincing, kini ditangani Polres Jakarta Utara.  

Jembatan yang sedang dibangun itu ambruk sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu kemarin. Enam balok yang masing-masing panjangnya 30,8 meter, roboh dari ketinggian 5,1 meter. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Gubernur DKI Fauzi Bowo langsung datang ke lokasi. Dia mengatakan Dinas Pekerjaan Umum DKI telah meminta kepada pemborong untuk mengganti enam girder beton dengan yang baru. "Terjadi kesalahan pada proses pengerjaannya," ucap Foke. "Tanggung jawab sepenuhnya berada di pihak pemborong. Proyek itu belum diserahkan kepada pemerintah." (Laporan: Arnes Ritonga, Jakarta Utara | kd)

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas