Akibat sering dilintasi kontainer dengan tonase berlebih, Jalan Jampea, Koja, Jakarta Utara, tepatnya di depan PT Pertamina mengalami rusak parah. Kondisi jalan yang rusak dan berlubang, serta berpasir dan berdebu, membuat jalan tersebut sangat berbahaya bagi pengendara motor. Bahkan, sudah tak terhitung lagi berapa pengendara motor yang jatuh di jalan tersebut.Basar (40), Juru Parkir di PT Pertamina mengakui jalan rusak dan berlubang akibat banyaknya kendaraan besar seperti truk-truk kontainer dan bus yang melintas di jalan itu. Selain itu, tingginya intensitas hujan membuat jalan menjadi cepat rusak. "Banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh karena menghindari lubang tersebut. Bahkan, ada juga yang sampai kehilangan nyawa," kata Basar, Selasa (17/1).
Menurutnya, kerusakan di Jalan Jampea mencapai 500 meter. Saat ini beberapa jalan yang berlubang sudah diberi tanda cat putih oleh petugas. "Mudah-mudahan pemerintah cepat memperbaiki jalan tersebut," harapnya.
Kasudin Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Utara, Maman Suparman, menjelaskan dirinya sudah mendapat laporan mengenai jalan rusak dan berlubang tersebut. Namun, jalan itu merupakan kewenangan Bina Marga dari Kementerian PU, karena jalan tersebut adalah jalan nasional. "Kami sudah berkoordinasi oleh pihak Bina Marga untuk memperbaiki jalan tersebut, dan pihak Bina Marga berjanji akan memperbaiki jalan itu, agar para pengendara merasa aman dan nyaman saat melintas," tandasnya.
Sumber / Link : beritajakarta
