Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , » Mantan Karyawan Rampok Mobil Perusahaan

Mantan Karyawan Rampok Mobil Perusahaan

Posted by JAKARTA UTARA on Rabu, 25 Januari 2012

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas Kepolisian Sektor Metro Cilincing, Jakarta Utara, kini menahan Muhendar (42) dan Mujiono (36), tersangka perampok Honda CRV tahun 2011 bernomor polisi B 1596 UJE.

Keduanya dibekuk di Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa sore.

Kepala Polsek Metro Cilincing Komisaris Tuhana mengatakan, keduanya adalah mantan karyawan yang dipecat karena perilakunya tidak baik. ”Sopir dari mobil milik perusahaan itu mengenal pelaku, sebab pelaku pernah bekerja di perusahaan rental kendaraan itu,” katanya, Rabu (25/1/2012) pagi.

Perampasan mobil milik PT Adi Sarana Armada itu berawal dari Rojaya (40), karyawan perusahan, yang diperintah atasanya untuk membawa Honda CRV putih B 1596 UJE ke bengkel perawatan di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selesai perawatan mobil di bengkel sekitar pukul 14.00, Rojaya pun bermaksud kembali ke kantor di Jalan Yos Saudarso, Jakarta Utara.

Pada saat di bengkel, ia bertemu Muhendar (41), warga Kelurahan Semper Barat, Cilincing, bersama temannya, Mujiono (35), warga Kelurahan Klender, Jakarta Timur. Keduanya minta numpang ikut mobil sampai Cilincing. Rojaya pun membolehkan.

Dalam perjalan ke Cilincing, ketiganya mengobrol akrab, sampai akhirnya Muhendar minta jalan-jalan dulu. Bahkan kemudian, Mujiono meminta izin untuk mengemudikan mobil, dan itu dipenuhi Rojaya.

”Pelaku beralasan, sudah lama tidak bawa mobil. Jadi, kangen ingin nyetir mobil,” ungkap Tuhana.

Jadi, Mujiono mengemudi, Rojaya duduk di jok depan samping sopir, dan Muhendar duduk di belakang Rojaya. Kedua pelaku lalu membujuk korban untuk kerja sama melarikan mobil tersebut. Rojaya tidak mau.

Saat melintas di Perumahan Gading Griya Lestari, Sukapura, kedua pelaku tiba-tiba menodong leher Rojaya dengan pisau dapur. Lalu leher korban diikat dengan sabuk keselamatan mobil.

Saat melintas di depan Pasar Sukapura, warga Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, itu nyaris kesulitan bernapas sehingga dia melawan. Rojaya yang tiba-tiba berontak itu membuat Mujiono kehilangan kontrol menyetir. Mobil pun oleng dan menabrak sebuah gerobak.

Kecelakaan itu tentu saja mengundang banyak orang. Apalagi mereka melihat Rojaya berteriak rampok. Kedua pelaku pun menjadi bulan-bulanan orang banyak. Keduanya akhirnya diselamatkan polisi dari amukan massa. Namun, mobil tahun 2011 yang baru menjalani perawatan rutin milik perusahan itu rusak berat bagian depannya.”Selain mengamankan mobil dan STNK-nya, kami juga menyita dua SIM A milik kedua pelaku dan sebilah pisau dapur yang dipakai menodong korban. Satu pisau pelaku belum ditemukan,” kata Tuhana.
 
 

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas