Pasalnya pemuda tersebut telah menjadi korban penipuan dengan modus menjual handphone murah melalui SMS. Menurut Adri, kejadian berawal saat korban didatangi oleh dua orang pelaku yang menawarkan promo handphone dengan harga lebih murah.
Saat itu dua orang tersebut, meyakinkan Adri jika pembelian hanya bisa dilakukan melalui SMS. Tergiur dan sudah bermimpi memiliki handphone idaman dengan harga murah, tanpa pikir panjang, Adri pun memesan 3 unit HP dengan total harga Rp 7,1 Juta, melalui telepon pelaku dengan Nomor 08540006161 dan 085217546588.
Korban kemudian disuruh transfer uang ke rekening pelaku. Namun setelah menstransfer uang sebanyak 5 kali melalui ATM BNI ke Nomor Rekening pelaku, barang yang dibelinya tidak kunjung diterima.
Korban hanya menerima bukti pengiriman barang melalui kantor pos yang ternyata nota pengiriman fiktif. Korban yang mengalami kerugian Rp. 7,1 juta, kemudian melapor ke Polsek Metro Cempaka Putih untuk penyelidikan lebih lanjut.[bay]
Sumber / Link : inilahcom
