PENJARINGAN- Guna mengantisipasi banjir memasuki musim penghujan berbagai persiapan di lakukan Pemerintah Kota Jakarta Utara menggelar siaga bencana yang dilaksanakan di stadion Kamal Muara, Penjaringan. Para peserta terdiri dari petugas Tagana, Kepolisian,TNI, Sudin Damkar,Sudin Sosial, Sudin Trantib,PMI serta unsur yang terlibat dalam penanganan masalah bencana.
Sayangnya dalam simulasi siaga bencana ini, para peserta nampak tidak serius dalam melakukan aksi penanganan bencana. Dan membuat Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiono berang dan kesal lantaran perserta tidak serius dalam melakukan aksi kegiatan."Saya melihat peserta gladi ini tidak ada yang serius ada terlihat perserta yang bengong dan tidak sigap. Bagiamana jika menangani bencana yang serius nantinya" kata Bambang Sugiono Walikota Jakarta Utara dalam memberikan sambutanya.
Bambang menegaskan, gladi ini dilakukan untuk melihat keseriusan para petugas saat menangani bencana ketika datang. Dan ini menyangkut masalah nyawa jutaan orang dan harta bendanya. Kalau tidak siap dan sigap serta tak serius apalagi main-main bisa berdampak fatal."Untuk itulah kami meminta kepada peserta agar lebih serius dan tidak menganggap kegiatan gladi ini main-main" tuturnya.
Ditambahkan Bambang, musim penghujan menurut BMKG hujan akan terus turun hingga bulan Februari 2013. Dan puncaknya pada Bulan Januari 2013 nanti. Karena itu gladi ini diharapkan bisa menjadi tolak ukur para petugas dalam menghadapi masalah bencana.Dalam siaga bencana ini sedikitnya ada 470 personil siaga banjir di terjunkan dalam gladi. Mereka simulasi mulai dari penanganan masalah banjir, musibah kebakaran hingga bencana gempa bumi. (Bian)
Sayangnya dalam simulasi siaga bencana ini, para peserta nampak tidak serius dalam melakukan aksi penanganan bencana. Dan membuat Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiono berang dan kesal lantaran perserta tidak serius dalam melakukan aksi kegiatan."Saya melihat peserta gladi ini tidak ada yang serius ada terlihat perserta yang bengong dan tidak sigap. Bagiamana jika menangani bencana yang serius nantinya" kata Bambang Sugiono Walikota Jakarta Utara dalam memberikan sambutanya.
Bambang menegaskan, gladi ini dilakukan untuk melihat keseriusan para petugas saat menangani bencana ketika datang. Dan ini menyangkut masalah nyawa jutaan orang dan harta bendanya. Kalau tidak siap dan sigap serta tak serius apalagi main-main bisa berdampak fatal."Untuk itulah kami meminta kepada peserta agar lebih serius dan tidak menganggap kegiatan gladi ini main-main" tuturnya.
Ditambahkan Bambang, musim penghujan menurut BMKG hujan akan terus turun hingga bulan Februari 2013. Dan puncaknya pada Bulan Januari 2013 nanti. Karena itu gladi ini diharapkan bisa menjadi tolak ukur para petugas dalam menghadapi masalah bencana.Dalam siaga bencana ini sedikitnya ada 470 personil siaga banjir di terjunkan dalam gladi. Mereka simulasi mulai dari penanganan masalah banjir, musibah kebakaran hingga bencana gempa bumi. (Bian)
