SEMPER BARAT- Pemerintah Kota Jakarta Utara akan segera melakukan rencana Pemda DKI Jakarta untuk membangun kampung deret di bantaran kali di Jakarta. Saat ini pihak Pemko sedang melakukan peninjauan dan pengecekan ke sejumlah lokasi bantaran kali di Jakarta Utara. Hal ini disampaikan oleh Tri Kurniadi Seko Jakarta Utara saat meninjau kerja bakti dan warga di Kali Cakung Lama, Semper Barat.
Menurut Tri Kurniadi, kondisi di Kali Cakung Lama Semper Barat ini sangat ideal di bangunnya kampung deret. Seperti rumah-rumah warga masih berhadapan langsung ke sungai, kumuh,kondisi kali belum ada penurapan, dan memiliki sedikit akses jalan. Namun iapun meminta kepada pengurus warga RT/RW setempat untuk melakukan sosialisasi dan pendataan kepada pemilik tempat tinggal.
"Kalau dilihat lokasinya sangat ideal untuk program pembangunan kampung deret, dan diharapkan pengurus RT/RW,lurah serta Camat untuk melakukan sosialisasi serta penjelasan kepada warga di bantaran kali ini" ujar Tri Kurniadi. Jika memang warga menyetujuinya maka kawasan ini bisa menjadi percontohan. Usai melakukan tatap muka dengan warga, Seko juga memimpin kerja bakti massal ini dengan melakukan pembongkaran MCK gantung di bantaran Kali Cakung lama.
Sementara itu Dimiyati Ketua LMK Semper Barat dan Senja Ketua RT 10/5 Semper Barat menyambut baik program gubernur DKI Jakarta untuk membangun Kampung Deret. Tetapi pihaknya terlebih dahulu akan melakukan rembug dengan warga sekitar bantaran kali. Apalagi dalam pembangunan ini rumah warga di bantaran kali ini harus mundur 3 meter untuk dijadikan akses jalan bantaran kali. "Tadi dijelaskan, jika warga setuju pembangunan kampung deret maka harus mau mundur 3 meter dari bibir jalan, dan ini akan kami rembugkan dahulu dengan para penghuni dan pemilik lahan" tuturnya. Pasalnya di lingkungan RT 10/5 ini terdapat sekitar 150 bangunan milik warga yang tinggal di bantaran kali itu.
Dalam peninjauan dan tatap muka dengan warga bantaran Kali Cakung lama, hadir juga Junaidi Camat Cilincing, Kelik Sutanto Lurah Semper Barat, Maibu Lurah Tugu Selatan dan Mujakir Lurah Sukapura.
Menurut Tri Kurniadi, kondisi di Kali Cakung Lama Semper Barat ini sangat ideal di bangunnya kampung deret. Seperti rumah-rumah warga masih berhadapan langsung ke sungai, kumuh,kondisi kali belum ada penurapan, dan memiliki sedikit akses jalan. Namun iapun meminta kepada pengurus warga RT/RW setempat untuk melakukan sosialisasi dan pendataan kepada pemilik tempat tinggal.
"Kalau dilihat lokasinya sangat ideal untuk program pembangunan kampung deret, dan diharapkan pengurus RT/RW,lurah serta Camat untuk melakukan sosialisasi serta penjelasan kepada warga di bantaran kali ini" ujar Tri Kurniadi. Jika memang warga menyetujuinya maka kawasan ini bisa menjadi percontohan. Usai melakukan tatap muka dengan warga, Seko juga memimpin kerja bakti massal ini dengan melakukan pembongkaran MCK gantung di bantaran Kali Cakung lama.
Sementara itu Dimiyati Ketua LMK Semper Barat dan Senja Ketua RT 10/5 Semper Barat menyambut baik program gubernur DKI Jakarta untuk membangun Kampung Deret. Tetapi pihaknya terlebih dahulu akan melakukan rembug dengan warga sekitar bantaran kali. Apalagi dalam pembangunan ini rumah warga di bantaran kali ini harus mundur 3 meter untuk dijadikan akses jalan bantaran kali. "Tadi dijelaskan, jika warga setuju pembangunan kampung deret maka harus mau mundur 3 meter dari bibir jalan, dan ini akan kami rembugkan dahulu dengan para penghuni dan pemilik lahan" tuturnya. Pasalnya di lingkungan RT 10/5 ini terdapat sekitar 150 bangunan milik warga yang tinggal di bantaran kali itu.
Dalam peninjauan dan tatap muka dengan warga bantaran Kali Cakung lama, hadir juga Junaidi Camat Cilincing, Kelik Sutanto Lurah Semper Barat, Maibu Lurah Tugu Selatan dan Mujakir Lurah Sukapura.

