"Saya Terharu Belasan Tahun Menunggu Kepastian Identitas"
Ratusan warga di Tanah Merah, Tugu Selatan hari ini melakukan pemilihan RW. Sebanyak 22 RT yang sudah sudah terbentuk ditambah perwakilan tokoh masyarakat dari RT melakukan secara demokrasi pemilihan ketua RW. Dalam pemilihan ini terpilih secara aklamasi dan musyawarah.
Sueb 49, Ketua RW 7 Tugu Selatan, Koja yang terpilih sebagai ketua RW nampak terharu dan menangis saat dirinya dipercaya oleh warganya. Selama belasan tahun warga menanti pengakuan dari Pemda DKI Jakarta, Walikota, Kecamatan dan kelurahan menyangkut status kependudukannya. "Bayangkan saja mas! belasan tahun warga hidup tanpa identitas yang jelas, dari mulai persoalan sosial sampai persoalan ekonomi kami menjadi warga yang tidak punya kepastian. Hari inilah kita di berikan kepastian untuk memiliki identitas lingkungan" kata Sueb sambil menitiskan air matanya.
Ia juga berterima kasih atas perjuangan masyarakat tanah merah untuk mendapatkan pengakuan secara jelas kependudukan. "Seperti contoh selama ini warga yang mendapatkan musibah diluar, mereka ditelantarkan,dibiarkan, dipersulit karena alamatnya tidak jelas" tuturnya. Kedepannya langkah untuk memajukan kawasan Tanah Merah Tugu Selatan ini, pihaknya akan melakukan silahtuhrahmi antar warganya untuk menjaga lingkungan aman,nyaman dan tertib. Konsisten untuk mendapatkan identitas kependudukan serta memajukan lingkungan dengan swadaya mandiri.Di RW 7 Tugu Selatan, Koja ini ada 22 RT terdapat 2.780 KK dari 9.720 jiwa. Dan kawasan Tugu Selatan yang memiliki lahan terluas di tanah merah seluas 54 Hektar.
Sementara itu, Irwan Rizal Ketua RT 11/7 Tugu Selatan, Koja sangat senang dan gembira karena lingkungan sudah mendapatkan RT. Apalagi sebelumnya ia dipercaya oleh warganya untuk menjadi RT. " Saya senang karena sekarang sudah ada RT, setidaknya kami punya kepastian lingkungan dan warga akan mempunyai kejelasan identitas penduduk" ujarnya.
Ia juga menceritakan, selama ini warga hanya mempunyai ketua-ketua kelompok untuk mengurus apapun persoalan di lingkungan.Dengan adanya birokrasi baru ini bisa menjalankan aktivitas lingkungan. Dengan 98 KK penggarap, 30 KK Pengontrak dengan jumlah penduduk 300 jiwa."Dengan adanya RT baru dan RW baru sekarang warga Tanah Merah sudah tak lagi bingung untuk mengurus kepentingan sosialnya, seperti KTP,KK ,akte dan lainnya" ujarnya.
Warga Tanah Merah Tugu Selatan Punya RT/RW
Posted by JAKARTA UTARA on Minggu, 27 Januari 2013
| Kang Lintas |
|
Label:
Kliping Berita,
News,
Utama
